14 Kelenteng Meriahkan Kirab Cheng Ho di Semarang
“Kebersamaan budaya membawa warna dan harmoni dalam perayaan Cheng Ho.”
Kemeriahan Kirab Cheng Ho di Semarang
Pada tanggal 27 Juli 2025, perayaan Kirab Cheng Ho di Semarang akan dimeriahkan oleh 14 kelenteng dari berbagai daerah. Acara ini merupakan napak tilas perjalanan Laksamana Cheng Ho, yang dikenal sebagai Sam Poo Kong, dan merupakan agenda tahunan yang sangat dinantikan.
Rangkaian Acara dan Rute Kirab
General Manager Operasional Wisata Kelenteng Sam Poo Kong, Anandita Rinaldi, menjelaskan bahwa pergelaran Kirab Cheng Ho tahun ini memasuki tahun ke-620 peringatan kedatangan Laksamana Cheng Ho. Rute kirab dimulai dari Kelenteng Tay Kak Sie di Gang Lombok dan berakhir di Kelenteng Sam Poo Kong, dengan jarak sekitar 6 kilometer.
Partisipasi 14 Kelenteng
Ke-14 kelenteng yang berpartisipasi dalam kirab ini meliputi Kelenteng Sam Poo Sing Bio dari Surabaya, Hok Sian Than dari Kudus, dan beberapa lainnya dari Jakarta, Malang, dan Semarang. Para perwakilan dari masing-masing kelenteng akan mengarak patung dewa untuk dipertemukan dengan patung dewa Cheng Ho di Kelenteng Sam Poo Kong.
Perayaan yang Lebih Meriah Tahun Ini
Berbeda dari tahun sebelumnya yang berlangsung selama tiga hari, tahun ini, acara Kirab Cheng Ho akan dikemas dalam satu hari penuh. Diharapkan, dengan format ini, lebih banyak pengunjung dapat menikmati keindahan budaya dan tradisi yang ditawarkan. Diperkirakan jumlah peserta kirab akan mencapai 3.000 hingga 4.000 orang, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.
Hiburan dan Bazaar di Kelenteng Sam Poo Kong
Acara ini tidak hanya berupa kirab, tetapi juga akan diwarnai dengan berbagai hiburan seperti penampilan pedangdut Arlida Putri, Azmi Pandemi, dan parade Barongsai. Selain itu, akan ada bazaar UMKM yang menawarkan berbagai produk lokal. Tiket untuk acara ini sudah mulai dijual, dengan harga yang terjangkau.
Pengaruh Budaya Cheng Ho di Semarang
Kirab Cheng Ho bukan hanya sekadar acara budaya, tetapi juga merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan warisan budaya yang telah dibangun selama berabad-abad. Laksamana Cheng Ho, yang dikenal sebagai pelaut ulung, membawa banyak pengaruh positif bagi masyarakat di Semarang dan sekitarnya, termasuk dalam bidang perdagangan dan kebudayaan.
Menjaga Tradisi dan Meningkatkan Wisata
Dengan semakin banyaknya kelenteng yang berpartisipasi, diharapkan acara ini mampu menarik perhatian wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Kirab Cheng Ho menjadi salah satu daya tarik wisata yang penting bagi Kota Semarang, dan menjadikannya sebagai destinasi budaya yang kaya akan tradisi.
Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng
- 14 Kelenteng Meriahkan Kirab Cheng Ho di Semarang – Sumber Berita (10 Oct 2025, 04:50)
