: TPA Jatibarang siap jadi percontohan PSEL

TPA Jatibarang Semarang Siap Jadi Proyek Percontohan PSEL

“Inovasi pengelolaan sampah, harapan baru untuk lingkungan yang lebih bersih.”

TPA Jatibarang: Inovasi Pengelolaan Sampah di Semarang

Pemerintah Kota Semarang dengan bangga mengumumkan kesiapan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang untuk menjadi proyek percontohan dalam pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL). Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, menegaskan pentingnya inisiatif ini dalam mendukung strategi nasional yang berfokus pada penanganan sampah dan transisi menuju energi yang lebih ramah lingkungan.

Komitmen Terhadap Lingkungan

Agustina menyatakan, “Pemkot Semarang siap mendukung program yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Proyek ini tidak hanya menawarkan solusi pengelolaan sampah yang modern, tetapi juga menjadikan sampah sebagai sumber energi listrik bagi masyarakat.” Dengan pertumbuhan jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi yang pesat, pengelolaan sampah menjadi tantangan serius bagi kota ini.

Strategi Pengelolaan Sampah yang Berkelanjutan

TPA Jatibarang saat ini sudah menangani lebih dari 1.000 ton sampah per hari. Untuk itu, Pemkot berencana menambah armada pengangkutan sampah dan meluncurkan program edukasi masyarakat seperti Semarang Bersih dan Semarang Wegah Nyampah untuk menciptakan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah. Selain itu, anggaran sebesar Rp50 miliar disiapkan untuk memperluas area pembuangan sampah baru seluas 11 hektare.

Proyek PSEL sebagai Model Pengelolaan Energi

Dengan adanya instalasi PSEL, diharapkan pengelolaan sampah di Kota Semarang dan kawasan Kedungsepur (Kendal, Demak, Ungaran, Salatiga, Semarang, dan Purwodadi) menjadi lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan. Rencana pembenahan TPA Jatibarang menjadi prioritas pada tahun 2026 mencakup peningkatan infrastruktur dan mitigasi kebakaran.

Direktur Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun Kementerian Lingkungan Hidup, Firdaus Alim Damopoli, juga telah melakukan verifikasi lapangan dan menyatakan bahwa lokasi ini memenuhi syarat untuk pengembangan proyek PSEL. Selain itu, keberadaan sumber air yang dekat dengan lokasi proyek menjadi nilai tambah bagi operasional PSEL.

Dengan segala upaya dan dukungan ini, Pemkot Semarang berharap dapat menjadi contoh pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berbasis energi di Indonesia. Mari kita dukung langkah ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan di masa depan!

Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x