Kegiatan Menarik Kemenag Surakarta pada Peringatan Hari Santri 2025

“Hari Santri: Merayakan keberagaman dan semangat persatuan dalam keberagamaan.”

Kemenag Surakarta Rayakan Hari Santri 2025 dengan Beragam Kegiatan

Kementerian Agama Kota Surakarta menggelar serangkaian acara menarik dalam rangka memperingati Hari Santri 2025. Dengan tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”, kegiatan ini mencakup berbagai perlombaan dan kegiatan keagamaan yang melibatkan santri dan masyarakat.

Perlombaan Olahraga dan Seni Islami

Salah satu highlight dari peringatan ini adalah perlombaan olahraga seperti voli, futsal, tenis meja, dan bulu tangkis yang diselenggarakan pada tanggal 20 Oktober 2025 oleh Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) di Ponpes MTA Surakarta. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, bersama dengan Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS), Encep Moh Ilham. Selain perlombaan fisik, juga diadakan lomba seni Islami seperti pidato dalam Bahasa Arab dan Inggris, kaligrafi, serta Qiro’atul Kutub yang diikuti oleh 14 perwakilan ponpes se-Kota Surakarta.

Ngaji Bandongan dan Puncak Acara

Kegiatan lain yang tak kalah menarik adalah Ngaji Bandongan Kitab Adabul’Alim Wa Al-Muta’allim yang dipimpin oleh KH Muhammad Zaenal Abidin, Wakil Rais Syuriah PCNU Surakarta. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran ASN Kemenag Kota Surakarta. Sebagai puncak perayaan, Upacara Peringatan Hari Santri 2025 dilaksanakan di Halaman Masjid Agung Solo pada tanggal 22 Oktober 2025. Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menyampaikan amanat Menteri Agama RI, di mana beliau menekankan pentingnya peran santri dalam menjaga kemerdekaan dan memajukan peradaban dunia.

Amanat untuk Santri Masa Depan

Respati Ardi juga menyampaikan harapan agar santri tidak hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tetapi aktif sebagai pelaku sejarah baru dengan membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin. Pesan tersebut mengingatkan santri untuk selalu menjadi pribadi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya, serta mengajak mereka untuk menggabungkan tradisi pesantren dengan inovasi zaman.

Peran Santri dalam Masyarakat

Perayaan Hari Santri bukan hanya sekadar merayakan tradisi, tetapi juga menegaskan peran santri dalam masyarakat. Mereka diharapkan mampu menjawab tantangan zaman dengan sikap yang progresif dan inovatif, sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Dengan mengusung nilai-nilai keislaman yang moderat, santri diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu membawa dampak positif di lingkungan sekitar.

Mendorong Semangat Kebersamaan

Melalui rangkaian kegiatan ini, Kemenag Surakarta ingin mendorong semangat kebersamaan dan solidaritas di santri dan masyarakat. Kegiatan yang melibatkan berbagai elemen, termasuk olahraga dan seni, menjadi sarana untuk memperkuat hubungan antarponpes dan meningkatkan sinergi dalam membangun komunitas yang lebih baik.

Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x