Komitmen Wabup Banyumas Penurunan Kemiskinan

Komitmen Wabup Banyumas dalam Penurunan Angka Kemiskinan

“Komitmen tulus membawa harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan.”

Wabup Banyumas Tegaskan Komitmen Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan

Wakil Bupati Banyumas Dwi Asih Lintarti menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam upaya percepatan penurunan angka kemiskinan. Hal ini disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) yang berlangsung di Aula Pangripta Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappedalitbang) pada Jumat (5/12/2025).

Data dan Capaian Penurunan Kemiskinan

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan di Kabupaten Banyumas telah menunjukkan penurunan yang signifikan, dari 207.780 jiwa pada tahun sebelumnya menjadi 194.870 jiwa pada Maret 2025. Dwi Asih Lintarti mengungkapkan bahwa penurunan sekitar 12.910 jiwa ini merupakan capaian yang patut disyukuri dan menjadi motivasi untuk terus bekerja lebih serius.

Prioritas Pengentasan Kemiskinan

Pengentasan kemiskinan menjadi prioritas utama bagi Pemkab Banyumas. Dwi Asih menyatakan bahwa semua kebijakan daerah harus berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, sinergi antar-lembaga sangat diperlukan dalam usaha ini.

Peran Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah

Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) berperan penting dalam mengawal implementasi program agar dapat berjalan dengan efektif dan saling melengkapi. Dwi Asih mengajak semua pihak untuk memperkuat komitmen dan kolaborasi, dengan menekankan bahwa penurunan angka kemiskinan bukan sekadar target statistik, melainkan menyangkut kehidupan masyarakat.

Harapan untuk Masa Depan

Kepala Bappedalitbang, Dedy Noerhasan, juga menambahkan bahwa capaian penurunan kemiskinan pada 2025 mencapai 0,8 persen, yang merupakan angka lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Diharapkan, rekomendasi strategis dari BPS dapat membantu perencanaan tahun mendatang, sehingga seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) memiliki pijakan yang sama dalam mempercepat penurunan angka kemiskinan.

Tantangan dan Solusi dalam Percepatan Penurunan Kemiskinan

Walaupun ada capaian positif, tantangan dalam penurunan angka kemiskinan masih ada. Beberapa faktor seperti kurangnya akses pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja berkontribusi terhadap masalah ini. Oleh karena itu, Pemkab Banyumas berkomitmen untuk meningkatkan akses pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat agar mereka dapat lebih berdaya saing di dunia kerja.

Partisipasi Masyarakat dalam Program Pengentasan Kemiskinan

Partisipasi aktif masyarakat juga sangat penting dalam program pengentasan kemiskinan. Dwi Asih Lintarti berharap masyarakat dapat terlibat dalam setiap tahap perencanaan dan pelaksanaan program. Dengan demikian, program yang dijalankan akan lebih sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat setempat.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x