Operasi Pasar Cabai di Jateng: Upaya Stabilitas Harga dan Inflasi
“Stabilitas harga cabai adalah kunci menjaga kesejahteraan ekonomi masyarakat.”
TPID Jateng Gelar Operasi Pasar Cabai di Berbagai Kabupaten
Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah menggelar operasi pasar cabai di sejumlah kabupaten sebagai langkah strategis untuk stabilisasi harga dan pengendalian inflasi. Operasi pasar ini melibatkan berbagai instansi, termasuk Dinas Pertanian dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Bank Indonesia Provinsi Jateng. Kegiatan ini dilakukan menyusul tingginya harga cabai yang terjadi akibat gangguan rantai pasok akibat bencana di beberapa daerah.
Stabilitas Harga Cabai dan Inflasi Jateng
Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Jateng, Wahyu Dewanti, menjelaskan bahwa inflasi di Provinsi Jateng mencapai 0,19 persen pada November 2025, terutama dipicu oleh kenaikan harga di kelompok makanan, minuman, dan tembakau. Cabai rawit menjadi salah satu komoditas yang berkontribusi signifikan terhadap inflasi, dengan kenaikan harga mencapai 98,61 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Operasi Pasar Pertama di Surakarta dan Semarang
Operasi pasar pertama diadakan pada 10 Desember 2025 di dua lokasi, yaitu Pasar Legi di Kota Surakarta dan Pasar Karangayu di Kota Semarang. Dalam kegiatan ini, cabai dijual dengan harga Rp 65.000 per kilogram, yang lebih rendah dibandingkan harga pasar, bertujuan untuk memperkuat daya beli masyarakat sekaligus menahan lonjakan inflasi pada kelompok pangan.
Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk menjaga ketersediaan cabai. Melalui kerjasama dengan champion lokal “Petarung Sejati”, mereka telah menyepakati penyediaan stok cabai sebesar 18 persen dari produksi untuk stabilisasi pasokan hingga akhir tahun 2025.
Langkah Strategis untuk Mengendalikan Harga
Pemerintah Provinsi Jateng juga menjalin kerja sama dengan BUMD Pangan PT. JTAB untuk memperkuat cadangan pangan strategis dan pengendalian harga komoditas. Selain operasi pasar, Gerakan Pangan Murah (GPM) terus digencarkan untuk menghadirkan harga cabai yang sesuai dengan Harga Acuan Pembelian (HAP).
TPID Jateng berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi serta mendukung petani mitra melalui intervensi sarana prasarana budi daya dan bantuan teknis. Upaya stabilisasi pasokan juga ditingkatkan dengan pengembangan kawasan cabai seluas 300 hektare di berbagai wilayah, sehingga diharapkan dapat menghindari kekurangan pasokan pada bulan-bulan tertentu.
Dengan berbagai inisiatif ini, diharapkan ketersediaan cabai dapat terjaga, harga tetap stabil, dan kesejahteraan petani serta konsumen di Jawa Tengah terlindungi. Mari kita dukung upaya pemerintah dalam menjaga kestabilan harga pangan di daerah kita.

- Operasi Pasar Cabai di Jateng: Upaya Stabilitas Harga dan Inflasi – Sumber Berita (12 Dec 2025, 12:25)
