Haedar Nashir: Penguatan One Muhammadiyah dan Karakter Islam Berkemajuan di Darul Arqam UMS
“Kesatuan Muhammadiyah mengukir karakter Islam berkemajuan untuk masa depan.”
Pentingnya Penguatan Nilai Islam Berkemajuan
Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, menekankan perlunya penguatan nilai-nilai Islam Berkemajuan dalam pengelolaan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Dalam acara Darul Arqam yang diadakan di Solo, Jawa Tengah, beliau mengingatkan bahwa Muhammadiyah dibangun dengan sistem yang kokoh, namun tetap harus digerakkan oleh nilai-nilai spiritual yang kuat.
Haedar menjelaskan bahwa tanpa nilai, sistem dan birokrasi dalam organisasi hanya akan berfungsi seperti mesin tanpa jiwa. “Muhammadiyah adalah organisasi berbasis sistem, tetapi harus digerakkan oleh nilai-nilai Islam yang unggul,” ujarnya. Oleh karena itu, pelaksanaan Darul Arqam di UMS menjadi sangat penting untuk memperkuat ideologi dan konsolidasi nilai keislaman.
One Muhammadiyah, One UMS: Integrasi dan Kebersamaan
Dalam konteks pengelolaan perguruan tinggi, Haedar menekankan pentingnya semangat “One Muhammadiyah, One UMS” yang mencerminkan integrasi dan kebersamaan dalam organisasi. Ia mengingatkan agar para pimpinan tidak terjebak dalam ego sektoral antarunit atau fakultas. “Kita harus berpikir sebagai satu kesatuan. Setiap fakultas dan unit kerja adalah bagian dari satu tubuh Persyarikatan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Haedar mengingatkan bahwa kepemimpinan di UMS bukanlah sebuah privilese, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Menurutnya, setiap pimpinan memiliki tanggung jawab moral dan ideologis yang besar, sebagaimana diungkapkan dalam hadis, “kullukum ra’in wa kullukum mas’ulun ‘an ra’iyyatihi”.
Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas
Haedar juga menyoroti pentingnya pembangunan sumber daya manusia di UMS, bukan hanya fisik kampus. Ia menegaskan bahwa karakter dan akhlak civitas academica menjadi pembeda utama UMS dibandingkan perguruan tinggi lainnya. “UMS harus unggul dalam akhlak, integritas, dan semangat Al-Ma’un,” ungkapnya. Dengan demikian, UMS diharapkan dapat terus berkembang sebagai Center of Excellence yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menutup amanatnya, Haedar mengajak seluruh pimpinan untuk terus mencintai Muhammadiyah dan berkontribusi positif di UMS. “Setiap usaha yang dilakukan dengan niat baik akan menjadi amal jariyah. Jangan lelah berbuat baik,” tutupnya. Mari bersama-sama kita tingkatkan semangat dalam ber-Muhammadiyah dan membawa kemaslahatan bagi umat.

- Haedar Nashir: Penguatan One Muhammadiyah dan Karakter Islam Berkemajuan di Darul Arqam UMS – Sumber Berita (07 Jan 2026, 22:10)