Ahli Waris Pengajar Ponpes Al Muayyad Terima Santunan dari BPJS Ketenagakerjaan

“Kepedulian sosial sungguh berarti bagi keluarga yang ditinggalkan.”

Penyerahan Santunan Kematian di Ponpes Al Muayyad

Ahli waris pengajar di Pondok Pesantren Al Muayyad, Madrasah Aliyah, dan Madrasah Diniyah Surakarta baru-baru ini menerima santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan. Penyerahan santunan tersebut dilakukan oleh Kepala Kementerian Agama Kota Surakarta, Ahmad Ulin Nur Hafsun, kepada ahli waris almarhum Yusuf Anshori dan M Abdul Aziz Ahmad, yang merupakan pengajar di lembaga tersebut.

Jumlah Santunan dan Makna di Baliknya

Dalam acara tersebut, masing-masing ahli waris menerima manfaat program jaminan kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp42 juta. Penyerahan ini menjadi momen emosional bagi Ulin, yang mengenang jasa almarhum sebagai guru SMP-nya. Menurutnya, program BPJS Ketenagakerjaan adalah langkah nyata dari pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada tenaga pendidik di Indonesia.

Pentingnya Perlindungan Sosial bagi Tenaga Pendidik

Ulin menegaskan bahwa para kepala lembaga pendidikan, baik negeri maupun swasta, tidak perlu ragu dalam menganggarkan iuran BPJS Ketenagakerjaan menggunakan Dana BOP RA atau Dana BOS. Hal ini penting untuk memberikan perlindungan sosial yang memadai bagi para pengajar dan tenaga kependidikan lainnya. Sosialisasi mengenai program ini juga dilakukan kepada 58 lembaga pendidikan di bawah Kemenag Surakarta, untuk mendorong lebih banyak lembaga bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Belasungkawa dan Harapan untuk Tenaga Pendidik

Teguh Wiyono, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surakarta, menyampaikan belasungkawa atas kepergian kedua almarhum. Ia juga menekankan pentingnya kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan bagi semua pekerja di seluruh Indonesia. Dengan perlindungan yang tepat, diharapkan tenaga pendidik dapat bekerja dengan tenang, mengetahui bahwa mereka dan keluarga mereka terlindungi.

Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng

Sumber gambar: Media Source
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x