Bahasa Indonesia Harus Menjadi Bahasa Dunia, Kata Rektor UMS
“Bahasa Indonesia, jembatan budaya untuk menghubungkan dunia yang beragam.”
Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Dunia
Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum, menekankan pentingnya Bahasa Indonesia untuk diakui sebagai bahasa dunia. Pernyataan ini disampaikan dalam Seminar Nasional Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI) ke-47 yang berlangsung di Hotel Morazen, Yogyakarta.
Potensi Besar Bahasa Indonesia
Dalam pemaparannya, Harun menjelaskan bahwa Bahasa Indonesia tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai bahasa persatuan dan peradaban global. “Bahasa Indonesia harus aktif dalam percaturan internasional dan diharapkan dapat menjadi bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB),” ujarnya.
Strategi Penguatan Bahasa
Harun menekankan bahwa kekuatan Bahasa Indonesia terletak pada nilai-nilai kebangsaan dan budaya yang luhur. Ia mengusulkan delapan pesan diferensiasi strategis untuk transformasi bahasa ini, termasuk pentingnya reputasi global dan kontribusi terhadap kekokohan nasional. Setiap langkah menuju internasionalisasi Bahasa Indonesia perlu melibatkan lembaga-lembaga luar negeri untuk memperkuat posisinya.
Pendidikan dan Pembentukan Karakter
Rektor UMS juga mengaitkan peran Bahasa Indonesia dengan transformasi pendidikan, yang menekankan pembentukan kompetensi kewarganegaraan dan pembelajaran sepanjang hayat. Ia percaya bahwa Bahasa Indonesia adalah roh kebangsaan yang dapat memajukan bangsa dan memartabatkannya di mata dunia.
Sebagai penutup, Harun menyampaikan harapannya agar PIBSI ke-48 dapat menjadi Kongres Internasional Bahasa Indonesia, sebuah langkah konkret untuk menduniakan bahasa ini dan memperkuat perannya dalam ilmu pengetahuan dan diplomasi. Dengan demikian, perjuangan untuk memartabatkan Bahasa Indonesia akan membawa bangsa ini sejajar dengan negara-negara lain, sambil tetap menjaga karakter keindonesiaan yang santun dan berbudaya.
Langkah Menuju Internasionalisasi
Untuk mewujudkan visi Bahasa Indonesia sebagai bahasa dunia, dibutuhkan kolaborasi pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Program-program edukasi yang mempromosikan penggunaan Bahasa Indonesia secara global harus terus diperkuat. Selain itu, peran media juga vital dalam menyebarkan penggunaan Bahasa Indonesia di ranah internasional.
Tantangan dalam Globalisasi
Namun, perjalanan ini bukan tanpa tantangan. Globalisasi dan dominasi bahasa asing seperti Inggris memberikan tekanan bagi Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, perlu upaya yang konsisten untuk menjaga dan melestarikan bahasa ini agar tetap relevan di kancah internasional.
- Bahasa Indonesia Harus Menjadi Bahasa Dunia, Kata Rektor UMS – Sumber Berita (30 Oct 2025, 00:05)
