BMKG: Hujan Lebat dan Petir Mengancam Jateng Selatan
“Ketidakpastian cuaca mengingatkan kita akan kekuatan alam yang tak terduga.”
Waspada Hujan Lebat di Jateng Selatan
BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap memberikan peringatan kepada masyarakat di Jawa Tengah (Jateng) bagian selatan tentang potensi hujan lebat disertai petir yang akan terjadi pada awal Desember. Ketua Tim Kerja Pelayanan Data dan Diseminasi Informasi, Teguh Wardoyo, menjelaskan bahwa peningkatan dinamika cuaca pada musim hujan ini dapat menyebabkan hujan dengan intensitas tinggi.
Prakiraan Cuaca di Jateng Selatan
Selama dua hari ke depan, yaitu pada 29 dan 30 November, kondisi cuaca di Jateng selatan diperkirakan cerah hingga berawan, dengan kemungkinan hujan ringan terutama di daerah pegunungan. Namun, perubahan cuaca akan terjadi pada 1 hingga 3 Desember, di mana pembentukan awan konvektif meningkat, memicu potensi hujan sedang hingga lebat.
Faktor penyebab hujan lebat ini meliputi penguatan angin baratan, suhu permukaan laut yang hangat, dan kelembapan udara yang tinggi. Suhu udara diperkirakan berkisar 24-33 derajat Celcius, dengan kelembapan mencapai 58-96 persen, sangat mendukung terjadinya cuaca ekstrem.
Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Bencana
Prakiraan curah hujan bulanan menunjukkan bahwa Kabupaten Banyumas, Cilacap, dan sekitarnya akan mengalami curah hujan 400 hingga 500 milimeter pada bulan Desember, yang tergolong tinggi hingga sangat tinggi. Hal ini berpotensi menimbulkan bencana seperti banjir, tanah longsor, dan gangguan aktivitas masyarakat lainnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memantau informasi cuaca secara berkala. Langkah mitigasi dini sangat perlu dilakukan, seperti membersihkan saluran air dan memeriksa kondisi pohon serta bangunan. Kewaspadaan ini penting untuk meminimalisir dampak buruk dari cuaca ekstrem yang mungkin terjadi.

- BMKG: Hujan Lebat dan Petir Mengancam Jateng Selatan – Sumber Berita (28 Nov 2025, 22:10)
