BPBD Banyumas Evakuasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Desa Ketanda

“Kemanusiaan bersatu dalam menghadapi bencana, saling bantu untuk keselamatan bersama.”

Evakuasi Warga Terdampak Pergerakan Tanah di Desa Ketanda

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melakukan evakuasi puluhan warga dari Desa Ketanda akibat pergerakan tanah yang mengancam keselamatan mereka. Keputusan ini diambil setelah tim gabungan melakukan penilaian cepat untuk mengidentifikasi dampak kerusakan serta kebutuhan pengungsi pada Rabu (12/11).

Rincian Dampak Pergerakan Tanah

Menurut Andi Risdianto, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, sebanyak 21 rumah dari tiga RT di Desa Ketanda telah teridentifikasi terdampak. Pengungsian dilaksanakan secara terpusat di Balai Pertemuan Desa Ketanda untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya pergerakan tanah susulan. Di RT 06 RW 01 terdapat 16 rumah yang dihuni oleh 71 jiwa, sementara RT 07 RW 01 memiliki tiga rumah dengan 13 jiwa, dan di RT 05 RW 01 dua rumah dihuni oleh lima jiwa.

Tindakan Penanganan Darurat

BPBD bekerjasama dengan Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-Permasdes) segera menyalurkan bantuan logistik dan membuka dapur umum untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. Tim juga mengawasi perkembangan situasi dan memastikan keamanan warga dengan menempatkan personel di lokasi bencana.

Warga diminta untuk tetap waspada dan tidak kembali ke rumah mereka sampai ada pernyataan resmi bahwa kondisi aman. Andi Risdianto juga mengimbau masyarakat di daerah rawan longsor untuk meningkatkan kewaspadaan terutama selama musim hujan, karena curah hujan tinggi dapat memicu instabilitas tanah.

Peran BPBD dalam Penanggulangan Bencana

BPBD memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana, termasuk melakukan evakuasi, penyaluran bantuan, dan pemantauan situasi. Tim BPBD tidak hanya berfungsi saat terjadi bencana, tetapi juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang potensi bahaya dan cara mitigasi yang dapat dilakukan.

Pengalaman Warga dalam Menghadapi Bencana

Banyak warga yang mengalami pergerakan tanah di Desa Ketanda mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih aman setelah dievakuasi. Keterlibatan komunitas dalam proses penanggulangan bencana juga sangat penting, di mana mereka dapat saling membantu dan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk meningkatkan keselamatan.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x