Lonjakan Guru Besar Bukti Mutu Pendidikan UMS

Diktilitbang PP Muhammadiyah: Lonjakan Guru Besar Bukti Mutu Pendidikan UMS

“Lonjakan guru besar cerminan komitmen tinggi dalam mutu pendidikan UMS.”

Lonjakan Guru Besar di UMS: Indikasi Komitmen Terhadap Mutu Pendidikan

Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si., mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah guru besar di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menjadi bukti nyata komitmen institusi ini terhadap kualitas pendidikan tinggi. Dalam acara pengukuhan lima guru besar baru di Edutorium KH. Ahmad Dahlan, UMS, ia menekankan bahwa UMS kini menduduki peringkat teratas dengan jumlah guru besar terbanyak di seluruh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

Pencapaian dan Kontribusi UMS dalam Dunia Pendidikan

Dalam pengukuhan tersebut, lima akademisi terkemuka menerima gelar guru besar, termasuk Prof. Dr. Ir. Suranto, S.T., M.M., M.Si., dan Prof. Ir. Eko Setiawan, S.T., M.T., Ph.D. Prof. Bambang mengungkapkan kebanggaannya, terutama karena tiga dari lima guru besar tersebut merupakan lulusan dari universitas luar negeri. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi ilmu pengetahuan dan nilai-nilai agama dalam riset yang dikembangkan oleh para guru besar.

Integrasi Ilmu Pengetahuan dan Nilai Agama

Prof. Andri Nirwana, S.TH., M.Ag., Ph.D., yang merupakan salah satu guru besar baru, mengusung gagasan penelitian yang mengintegrasikan ilmu tafsir dengan nilai-nilai kebangsaan. Menurut Bambang, riset ini menunjukkan bahwa ilmu agama tetap relevan dan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hal ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi di UMS tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada kontribusi sosial yang lebih luas.

Pendidikan tinggi di Indonesia membutuhkan inovasi dan dedikasi yang tinggi. Dengan memiliki 167 perguruan tinggi di bawah Muhammadiyah, pengukuhan lima guru besar ini menunjukkan langkah nyata UMS dalam mencetak akademisi unggul yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Prof. Bambang menambahkan bahwa riset yang baik harus relevan dan dapat membantu pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), mencerminkan visi kampus untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan pendidikan tinggi di UMS dan kontribusinya terhadap masyarakat, simak terus berita dan update terbaru.

News Jateng

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x