510 Siswa SD di Semarang Berpartisipasi

Festival SenengMinton 2025: 510 Siswa SD di Semarang Berpartisipasi

“Keceriaan anak-anak menggambarkan harapan dan semangat masa depan bangsa.”

Festival SenengMinton 2025: Momen Bersejarah untuk Siswa SD di Semarang

Sebanyak 510 siswa SD dari 17 sekolah di Kota Semarang berpartisipasi dalam Festival SenengMinton 2025, yang berlangsung di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro pada tanggal 21 November 2025. Acara ini diorganisir oleh Pengurus Provinsi PBSI Jawa Tengah dan diikuti oleh siswa dari kelas I hingga III SD. Festival ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan terhadap olahraga bulu tangkis di kalangan anak-anak dengan cara yang menyenangkan.

Tujuan dan Format Festival SenengMinton

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menjelaskan bahwa Festival SenengMinton menggunakan format pertandingan fun games yang inklusif. Ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi proses pembinaan atlet bulu tangkis di masa depan. “Dengan semangat dan cinta terhadap olahraga ini, kami percaya bahwa anak-anak akan termotivasi untuk terus berlatih dan berkompetisi,” ungkap Yoppy.

Pentingnya Pendidikan Olahraga untuk Anak

Ketua Umum Pengprov PBSI Jateng, Basri Yusuf, menambahkan bahwa festival ini juga berfungsi sebagai sarana edukatif. Melalui ajang ini, siswa diharapkan dapat lebih mengenal dan mencintai olahraga bulu tangkis. “Kegiatan ini tidak hanya untuk kompetisi tetapi juga untuk mendidik generasi muda tentang nilai-nilai olahraga,” katanya.

Festival SenengMinton telah sukses dilaksanakan di beberapa kota lain di Jawa Tengah, termasuk Kudus, Solo, dan Purwokerto. Melalui penyelenggaraan acara yang terstruktur ini, diharapkan bibit-bibit pebulutangkis berbakat dapat teridentifikasi lebih awal. Dengan dukungan masyarakat, proses pembinaan atlet di tingkat akar rumput akan semakin kuat dan berkelanjutan.

Melalui Festival SenengMinton, diharapkan akan muncul banyak pebulutangkis handal yang mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi sekolah, orang tua, dan pengurus olahraga untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan anak-anak dalam berolahraga.

Selain itu, acara ini menjadi ajang untuk membangun komunitas yang solid di siswa dan orang tua, serta memperkuat rasa kebersamaan dalam mencintai olahraga. Siswa tidak hanya belajar teknik permainan, tetapi juga membangun karakter dan sportivitas yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.

News Jateng

510 Siswa SD di Semarang Berpartisipasi
Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x