Gubernur Jateng Imbau Warga Rayakan Pergantian Tahun Secara Bijak

Gubernur Jateng Imbau Warga Rayakan Pergantian Tahun Secara Bijak

“Rayakan tahun baru dengan bijak, ciptakan harapan untuk masa depan.”

Gubernur Jateng Ajak Warga Rayakan Tahun Baru dengan Bijak

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk merayakan pergantian tahun secara bijak. Dalam pernyataannya, ia menekankan pentingnya tidak berlebihan dalam merayakan Tahun Baru, terutama mengingat potensi bencana yang masih mengancam di beberapa daerah.

Keselamatan Menjadi Prioritas Utama

Dalam konferensi pers di Semarang, Luthfi menyatakan, “Saya imbau masyarakat untuk tidak euforia dalam pesta tahun baru. Kita harus ingat, ada wilayah di Jateng yang rentan terhadap bencana seperti banjir dan longsor.” Ia juga menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama pemerintah daerah selama periode Nataru.

Pemerintah Provinsi Jateng, bersama dengan forkopimda kabupaten/kota, telah melakukan evaluasi untuk memetakan potensi bencana yang mungkin terjadi selama Natal dan Tahun Baru. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa perayaan berlangsung aman dan tidak mengganggu ketertiban masyarakat.

Alternatif Perayaan yang Aman

Luthfi juga memberikan saran mengenai kegiatan yang dapat dilakukan untuk merayakan pergantian tahun, seperti doa bersama. “Jika ada hiburan, silakan saja, tetapi sertakan doa untuk keselamatan masyarakat kita,” tambahnya. Mengenai penggunaan petasan atau kembang api, ia mengingatkan agar masyarakat mematuhi aturan yang ada, guna menjaga ketertiban dan keselamatan.

Penting bagi setiap individu untuk menyadari bahwa perayaan yang meriah tidak selalu identik dengan pesta besar. Ada banyak cara kreatif dan aman untuk merayakan Tahun Baru, seperti berkumpul dengan keluarga, berbagi momen berharga, atau melakukan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, dengan merayakan secara bijak, kita juga turut berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan keselamatan. Mari kita jadikan momen pergantian tahun ini sebagai waktu untuk refleksi dan harapan baru, bukan hanya sekadar euforia.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x