Investasi Rp50 Miliar di Kota Tegal dari China: Peluang Baru bagi Ekonomi Daerah
“Investasi asing membuka jalan baru untuk pertumbuhan ekonomi lokal.”
Kota Tegal Raih Investasi Rp50 Miliar dari China
Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah, baru-baru ini mencatatkan investasi signifikan sebesar Rp50 miliar dari PT Teng Fei Glory Indonesia, sebuah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal China. Investasi ini diharapkan dapat menyerap sekitar 3.000 tenaga kerja lokal, memberikan dorongan besar bagi perekonomian daerah.
Komitmen untuk Menciptakan Iklim Investasi yang Baik
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan oleh investor terhadap iklim usaha di Tegal. “Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan investasi yang ramah dan kompetitif. Kehadiran PT Teng Fei Glory Indonesia menjadi bukti bahwa Tegal siap menjadi pusat industri berorientasi ekspor dan padat karya,” ujarnya.
Strategi Pembangunan Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja
Investasi ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan sektor industri, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan di daerah. Proyek ini akan berlokasi di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) di Jalan Lingkar Utara Tegal, yang akan didirikan di lahan seluas 2,93 hektare.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, juga memberikan apresiasi terhadap upaya pemerintah daerah dalam menarik investasi. Ia menekankan pentingnya sinergi pemerintah dan investor untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Forum Investasi Central Java Investment Business Forum (CJIBF) 2025 juga menjadi platform untuk mempertemukan calon investor dengan pemangku kepentingan. Dengan lebih dari 250 peserta dari berbagai kalangan, forum ini menawarkan peluang untuk memperluas jaringan dan mengidentifikasi peluang investasi baru.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan bahwa investasi adalah tulang punggung pembangunan daerah. “Hanya 15 persen kekuatan pembangunan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sisanya berasal dari investasi. Oleh karena itu, kami terus memperkuat ekosistem investasi melalui pengembangan kawasan industri dan berbagai kebijakan yang mendukung,” ungkapnya.

- Investasi Rp50 Miliar di Kota Tegal dari China: Peluang Baru bagi Ekonomi Daerah – Sumber Berita (16 Nov 2025, 22:15)
