Kader PKK Harus Kuasai Digital Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi
“Penguasaan digital marketing kunci pemberdayaan ekonomi kader PKK masa kini.”
Kader PKK di Jawa Tengah Didorong untuk Menguasai Digital Marketing
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, menekankan pentingnya kader PKK untuk menguasai digital marketing atau pemasaran digital. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian melalui kewirausahaan. Nawal menjelaskan bahwa pemahaman tentang digital marketing bukan sebatas pada posting di media sosial, tetapi juga mencakup strategi yang lebih mendalam.
Pelatihan Digital Marketing bagi Mustahik Produktif
Pernyataan tersebut disampaikan saat acara pembukaan “Pelatihan Digital Marketing bagi Mustahik Produktif” di Semarang. Pelatihan ini diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng dan dihadiri oleh kader TP PKK yang sebagian sudah memiliki usaha, seperti UMKM, kuliner, dan jasa laundry. Nawal menggarisbawahi tiga hal penting yang harus diperhatikan oleh para peserta.
Pertama, kualitas produk yang akan dipasarkan harus terus dijaga dan ditingkatkan. Kedua, pentingnya memiliki legalitas usaha, di mana peserta yang belum memiliki izin diminta untuk segera mengurus izin Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) hingga sertifikasi halal. Ketiga, pemasaran tidak hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga harus memanfaatkan platform digital.
Strategi Pemasaran Digital yang Efektif
Nawal berharap setelah pelatihan, peserta dapat langsung menerapkan ilmu yang didapat untuk memasarkan produk mereka secara digital. Ia menekankan bahwa pemasaran digital mencakup lebih dari sekadar mengunggah produk; strategi seperti membuat iklan, teknik pengemasan, dan membangun relasi dengan konsumen juga sangat penting. Dengan pemahaman ini, diharapkan produk-produk usaha dapat berkembang dan menembus pasar internasional.
Ahmad Darodji, Ketua Baznas Jateng, juga menambahkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 130 peserta, yang merupakan mustahik produktif binaan Baznas Jateng. Ia menekankan bahwa penyaluran zakat sebaiknya tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga mendukung kegiatan produktif seperti pelatihan ini. Dengan mengadopsi digital marketing, para pelaku usaha diharapkan tidak tertinggal dan dapat bersaing di pasar yang semakin digital.
Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng
- Kader PKK Harus Kuasai Digital Marketing untuk Pemberdayaan Ekonomi – Sumber Berita (20 Oct 2025, 15:25)
