Keberhasilan Pgsd Fkip Ums Dalam Menggelar Gebyar Seni 2025

Keberhasilan PGSD FKIP UMS dalam Menggelar Gebyar Seni 2025

“Kreativitas dan kolaborasi membawa keberhasilan luar biasa dalam seni pendidikan.”

PGSD FKIP UMS Gelar Gebyar Seni 2025

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melalui Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) berhasil menggelar Gebyar Seni PGSD 2025 pada 27-28 Desember 2025. Acara ini menjadi platform penting untuk mengeksplorasi dan menghargai seni serta budaya, sekaligus mendorong kreativitas mahasiswa.

Tujuan dan Makna Gebyar Seni

Dr. Murfiah Dewi Wulandari, S.Psi., M.Psi., selaku Kaprodi PGSD FKIP UMS, menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam seni dan budaya, yang sangat relevan dalam pendidikan di sekolah dasar. “Mahasiswa tidak hanya tampil, tetapi juga belajar bagaimana mengintegrasikan seni ke dalam proses pembelajaran yang menarik dan kontekstual,” jelasnya.

Rangkaian Acara yang Memukau

Pembukaan Gebyar Seni ditandai dengan pemotongan pita. Pada hari pertama, mahasiswa menampilkan pertunjukan seni tradisional seperti karawitan dan tari daerah, termasuk Tari Cunduk Menur dan Tari Merak. Setiap penampilan dipenuhi dengan nilai edukatif dan penghayatan yang mendalam.

Hari kedua diwarnai dengan pertunjukan seni musik modern yang memadukan alat musik angklung dengan lagu-lagu nasional dan daerah. Selain itu, pameran seni lukis dan seni rupa tiga dimensi (3D) juga diadakan, menunjukkan kreativitas mahasiswa dalam berbagai bentuk seni.

Sinergi Perguruan Tinggi dan Masyarakat

Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari Sekolah Dasar Muhammadiyah se-Surakarta dan Sukoharjo, serta orang tua mahasiswa. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat perguruan tinggi dan komunitas dalam mendukung pendidikan seni.

Melalui Gebyar Seni, PGSD FKIP UMS berkomitmen untuk mencetak guru yang tidak hanya berkompeten secara akademik, tetapi juga peduli terhadap pelestarian seni dan budaya Nusantara. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai budaya dalam pendidikan, diharapkan mahasiswa PGSD dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam dunia pendidikan di masa depan.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x