Keceriaan Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 2 Maos

“Keceriaan ini menunjukkan bahwa makanan bergizi adalah investasi untuk masa depan.”

Suasana Ceria di SMPN 2 Maos saat Program MBG Tiba

Di SMP Negeri 2 Maos, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, suasana ceria menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pada Selasa, 4 November 2025. Saat jam istirahat kedua tiba, keriuhan siswa memenuhi ruang kelas. Pengeras sekolah mengumumkan agar perwakilan tiap kelas mengambil paket makanan bergizi yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 1 Polresta Cilacap.

Di dalam kelas VII F, guru yang mendampingi meminta siswa untuk bersiap berdoa sebelum menikmati hidangan. “Kegiatan MBG sudah bisa dimulai,” teriaknya. Tidak lama setelah itu, yel-yel semangat berkumandang dari siswa: “MBG! Makan sehat, makan bergizi, sehat, ceria!” Suasana penuh tawa dan tepuk tangan menciptakan momen berharga bagi anak-anak.

Transformasi Kebiasaan Makan Siswa

Siswa Kelas VII F, Toni Febriyanto, mengungkapkan bahwa program MBG bukan sekadar makan siang, tetapi momen yang ditunggu-tunggu. “Senang banget bisa makan bergizi gratis. Dulu, jam istirahat hanya jajan di kantin, sekarang bisa menikmati nasi dan lauk yang sehat,” ujarnya. Menu ayam krispi dan tahu goreng menjadi favoritnya, dan ia pun bisa menabung uang jajan untuk keperluan sekolah.

Lucian R. Juno, siswa lain, merasa menu MBG selalu habis dan sering merasa kurang, menandakan betapa disukainya makanan tersebut. “Menu hari ini luar biasa, ada nasi uduk, ayam kecap, dan buah anggur yang segar,” katanya. Program ini tidak hanya mengenyangkan, tetapi juga meningkatkan semangat belajar, jelas Lucian.

Dampak Positif Program MBG

Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Daryanto, menyatakan bahwa sejak program MBG berjalan, tingkat kehadiran siswa meningkat tajam. “Anak-anak yang sebelumnya sering tidak masuk, sekarang hampir selalu hadir. MBG membuat mereka lebih semangat,” ungkapnya. Penurunan kasus pingsan saat upacara juga menjadi bukti bahwa anak-anak lebih sehat.

Program MBG tidak hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya pola makan sehat. Syifa Laila Rahkim, salah satu siswa, berbagi bahwa kebiasaan makannya berubah; ia lebih memilih makanan bergizi daripada jajanan ringan. Nabila Aflah Huwaidah menambahkan bahwa MBG adalah langkah nyata untuk mendidik pola hidup sehat sejak dini.

Peran SPPG 1 Polresta Cilacap dalam Kesuksesan MBG

Keberhasilan program ini tidak terlepas dari kerja keras tim SPPG 1 Polresta Cilacap yang menyiapkan ribuan porsi makanan setiap hari. Novia Amroini, Kepala SPPG 1 Polresta Cilacap, menjelaskan bahwa dapur mereka beroperasi sejak tengah malam untuk memastikan semua makanan memenuhi standar gizi. “Kami juga memastikan bahan baku berasal dari UMKM dan petani lokal untuk mendukung perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dengan melibatkan relawan dan staf terlatih, setiap porsi makanan dipastikan berkualitas dan aman untuk dikonsumsi. Program MBG diharapkan dapat terus berlanjut, memberikan manfaat bagi generasi muda dan menciptakan kesadaran tentang pentingnya gizi seimbang.

Selain itu, program MBG juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pola makan sehat melalui berbagai kegiatan di sekolah. Siswa diajak untuk memahami manfaat dari setiap jenis makanan yang mereka konsumsi. Dengan demikian, mereka tidak hanya mendapatkan gizi, tetapi juga pengetahuan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Para siswa berharap program ini dapat terus berlangsung dan bahkan berkembang dengan variasi menu yang lebih banyak, termasuk mengenalkan masakan khas daerah. Harapan ini menunjukkan kesadaran mereka akan pentingnya keragaman makanan yang bergizi dan memperkaya pengetahuan kuliner mereka.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x