KPH Kedu Utara Raih Produksi 161,9 Ton Kopi
“Keberhasilan KPH Kedu Utara menunjukkan potensi luar biasa kopi Indonesia.”
KPH Kedu Utara: Pusat Produksi Kopi Berkualitas
KPH Kedu Utara, yang mencakup daerah-daerah seperti Kendal, Magelang, Semarang, Temanggung, dan Wonosobo, berhasil memproduksi sebanyak 161,989 ton kopi (green bean) pada musim panen 2025. Administratur KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, mengungkapkan bahwa produksi ini melibatkan 114 lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) yang berperan penting dalam proses pertanian kopi.
Distribusi Hasil Produksi Kopi
Dalam sistem bagi hasil yang diterapkan, 30 persen dari total produksi, yaitu sekitar 48,590 ton kopi, dialokasikan untuk Perhutani. Sementara itu, LMDH menerima 70 persen dari hasil, yang setara dengan 113,378 ton kopi. Pihak KPH Kedu Utara berharap bahwa kerjasama ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani kopi.
Wilayah Penghasil Kopi Terbesar
Di kabupaten yang berkontribusi terhadap total produksi, Kabupaten Temanggung menempati posisi teratas dengan luas lahan mencapai 6.188 hektare, menghasilkan 153,080 ton kopi. Diikuti oleh Magelang yang memiliki 873,80 hektare lahan dan menghasilkan 4,626 ton kopi. Sementara itu, Kabupaten Kendal, Semarang, dan Wonosobo juga turut berkontribusi meski dengan angka yang lebih kecil.
Pertumbuhan produksi kopi di daerah ini diharapkan dapat mendorong petani beralih dari tanaman semusim ke tanaman kopi yang lebih menguntungkan. Dengan dukungan yang tepat, KPH Kedu Utara dapat menjadi salah satu pionir dalam industri kopi nasional.

- KPH Kedu Utara Raih Produksi 161,9 Ton Kopi – Sumber Berita (22 Nov 2025, 20:35)
