Menunda Akikah Satu Bulan: Perspektif Tarjih Muhammadiyah
“Menunda akikah mengajarkan nilai kesabaran dan kebijaksanaan dalam keputusan.”
Kajian Tarjih UMS tentang Menunda Akikah
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengadakan Kajian Tarjih Online yang ke-206, yang disiarkan secara langsung dan diikuti oleh civitas akademika serta pemirsa TV Muhammadiyah (TVMU). Dalam kajian ini, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag., dosen Fakultas Agama Islam UMS, membahas tema penting yaitu menunda pelaksanaan akikah satu bulan untuk berbuka puasa bersama di bulan Ramadan.
Menjawab Pertanyaan Jamaah
Dr. Imron menjelaskan bahwa tema ini diangkat sebagai respons terhadap pertanyaan dari jamaah bernama Anita. Ia bertanya tentang hukum dan keutamaan menunda akikah jika seorang anak lahir satu bulan sebelum Ramadan. Dalam penjelasannya, Dr. Imron menegaskan bahwa waktu utama untuk melaksanakan akikah adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran, namun pelaksanaannya tetap bersifat sunnah dan memberikan ruang bagi kelonggaran.
Keutamaan Sosial dalam Menunda Akikah
Menunda pelaksanaan akikah hingga bulan Ramadan diperbolehkan asal niat utama sebagai ibadah akikah tetap terjaga. Dr. Imron menambahkan bahwa menggabungkan akikah dengan kegiatan sosial seperti berbagi makanan saat berbuka puasa adalah langkah baik yang sejalan dengan syariat Islam. Namun, penting untuk diingat bahwa keduanya adalah ibadah yang berdiri sendiri dan tidak dapat digabungkan menjadi satu untuk klaim pahala ganda.
Metode Penelitian Tarjih
Dr. Imron juga menguraikan metodologi yang digunakan oleh Majelis Tarjih dan Tajdid dalam menentukan hukum. Al-Qur’an dan Sunnah menjadi sumber utama, dan kehati-hatian dalam menilai hadis sangat diperlukan. Dengan demikian, pelaksanaan akikah pada hari ketujuh tetap dianjurkan, tetapi jika ada pertimbangan kemaslahatan yang lebih besar, penundaan bisa dilakukan tanpa melanggar prinsip syariat.
Implikasi Praktis dari Penundaan Akikah
Dalam konteks sosial, penundaan akikah dapat memperkuat hubungan antar tetangga dan komunitas. Bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk berbagi, dan melaksanakan akikah pada saat ini dapat menjadi sarana untuk meningkatkan solidaritas sosial. Hal ini sejalan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan kepedulian terhadap sesama.
Pentingnya Niat dalam Setiap Ibadah
Niat memiliki peranan penting dalam setiap ibadah, termasuk akikah. Menjaga niat agar tetap murni dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW adalah kunci untuk mendapatkan pahala yang diharapkan. Setiap individu perlu menyadari bahwa setiap amal baik, termasuk akikah dan berbagi, memiliki nilai tersendiri di hadapan Allah SWT.

- Menunda Akikah Satu Bulan: Perspektif Tarjih Muhammadiyah – Sumber Berita (30 Dec 2025, 17:05)
