Solusi Sodetan Unissula

Mitigasi Banjir di Semarang: Solusi Sodetan Unissula

“Sodetan Unissula: Harapan baru dalam mengatasi banjir Semarang.”

Pemkot Semarang Lakukan Mitigasi Banjir Melalui Proyek Sodetan Unissula

Pemerintah Kota Semarang, melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), melaksanakan langkah-langkah strategis untuk mengurangi risiko bencana banjir. Salah satu fokus utama dari program mitigasi ini adalah memperkuat sodetan di Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang. Kepala BPBD Kota Semarang, Endro P Martanto, mengungkapkan bahwa proyek ini bertujuan untuk memperlancar aliran air serta mengatasi genangan di kawasan Kaligawe.

Langkah-Langkah Strategis untuk Penanganan Banjir

Dalam upaya penanggulangan banjir ini, BPBD telah merumuskan sejumlah langkah jangka pendek dan menengah, terutama di wilayah Kaligawe yang dikenal sebagai daerah rawan genangan. Beberapa langkah ini termasuk optimalisasi drainase dan pompa, serta penambahan pompa besar untuk mempercepat pengeringan area terdampak.

Penguatan Sistem Peringatan Dini dan Logistik Tanggap Darurat

BPBD juga berusaha menguatkan sistem peringatan dini (Early Warning System) dengan memanfaatkan informasi cuaca dari BMKG. Melalui berbagai kanal, seperti sirine dan SMS blast, masyarakat dapat menerima informasi terkini mengenai cuaca. Selain itu, penguatan logistik tanggap darurat juga menjadi prioritas, termasuk penyediaan sembako, air bersih, obat-obatan, dan selimut untuk warga yang terdampak.

Perbaikan Infrastruktur dan Dukungan dari Pemerintah Pusat

Selama 14 hari ke depan, BPBD Kota Semarang akan fokus pada pembersihan sedimentasi serta perbaikan infrastruktur dasar, seperti jalan dan saluran. Endro menegaskan pentingnya dukungan dari pemerintah pusat untuk mempercepat pemulihan dan penguatan infrastruktur pengendalian banjir, termasuk penambahan pompa besar dan dana rehabilitasi pascabencana.

Dengan langkah-langkah mitigasi ini, diharapkan dapat mengurangi dampak bencana banjir yang telah mempengaruhi lebih dari 63.400 jiwa di Semarang. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program mitigasi dan penanggulangan bencana, silakan kunjungi situs resmi Pemkot Semarang.

Sementara itu, banjir yang melanda Semarang pada akhir Oktober hingga awal November 2025 telah menimbulkan dampak luas, menyebabkan 63.400 jiwa atau sekitar 21.125 kepala keluarga terdampak. Tragisnya, peristiwa tersebut juga mengakibatkan empat korban jiwa. Mitigasi yang efektif dan berkesinambungan diharapkan dapat mencegah terulangnya bencana serupa di masa depan.

Selain proyek sodetan Unissula, Pemkot Semarang juga berencana untuk menertibkan bangunan liar yang menghambat aliran sungai. Langkah ini penting untuk menjaga kelancaran aliran air dan mengurangi risiko genangan di area rawan. Keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar juga menjadi kunci keberhasilan mitigasi bencana di kota ini.

News Jateng

Solusi Sodetan Unissula
Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x