Kasus kekerasan seksual anak perlu hukuman berat

Pakar Unsoed: Perlunya Hukuman Berat untuk Kasus Kekerasan Seksual Anak

“Hukuman berat adalah wujud perlindungan masa depan anak-anak kita.”

Kekerasan Seksual Anak: Isu yang Mendesak

Pakar hukum dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Prof. Hibnu Nugroho, mengungkapkan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak adalah masalah serius yang memerlukan penanganan tegas. Menurutnya, pendekatan keadilan restoratif tidaklah cukup untuk mengatasi kejahatan ini. Pelaku kekerasan seksual anak harus menerima hukuman berat agar menimbulkan efek jera dan mencegah munculnya predator baru.

Penyebab dan Solusi

Prof. Hibnu menekankan bahwa lemahnya pengawasan di lingkungan keluarga dan masyarakat menjadi salah satu faktor penyebab meningkatnya kasus pelecehan seksual. “Keluarga dan masyarakat harus saling berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak,” ujarnya. Pengawasan yang kuat dapat membantu mencegah terjadinya kejahatan.

Pentingnya Identifikasi Karakteristik Pelaku

Menurut Prof. Hibnu, pelaku kekerasan seksual seringkali memiliki karakteristik perilaku menyimpang. Oleh karena itu, identifikasi terhadap pelaku, termasuk aspek psikologis, sangat penting untuk penanganan yang lebih efektif. Ini akan membantu pihak berwenang dalam mengambil langkah pencegahan yang tepat.

Penegakan Hukum yang Tegas

Penerapan hukuman tambahan, seperti kebiri kimia, juga menjadi pertimbangan yang perlu dibahas. “Kebiri kimia diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020, dan bisa menjadi langkah pencegahan yang tegas bagi pelaku kekerasan seksual yang menggunakan unsur paksaan,” jelasnya. Hukuman berat diharapkan dapat mengurangi angka kejadian kekerasan seksual terhadap anak.

Dampak Jangka Panjang terhadap Korban

Kekerasan seksual terhadap anak tidak hanya merusak masa depan anak, tetapi juga menimbulkan trauma yang berkepanjangan. “Anak-anak adalah generasi penerus bangsa; oleh karena itu, penanganan kasus ini harus dilakukan dengan serius,” tegas Prof. Hibnu. Edukasi dan kesadaran masyarakat juga berperan penting dalam mencegah kekerasan seksual terhadap anak.

Untuk itu, mari kita bersama-sama mendukung upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual anak. Kesadaran dan tindakan nyata dari kita semua dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman untuk anak-anak.

News Jateng

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x