Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas di Klaten
“Inovasi digital membuka peluang baru bagi pengrajin disabilitas untuk berkarya.”
Pelatihan Inovasi Konten Digital di Klaten untuk Pengrajin Disabilitas
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Klaten (PPDK) baru-baru ini mengadakan workshop yang berfokus pada inovasi konten digital dan pemasaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan pengrajin disabilitas, terutama dalam mempromosikan produk kerajinan mereka secara efektif. Pelatihan ini berlangsung di Kantor PPDK Klaten, Jawa Tengah, dan dirancang untuk meningkatkan kemampuan promosi serta nilai jual produk batik yang dihasilkan oleh para peserta.
Peningkatan Keterampilan Pemasaran Melalui Konten Digital
Para pengrajin difabel, termasuk mereka yang tuna rungu dan tuna daksa, mendapatkan kesempatan untuk belajar tentang branding, storytelling produk, dan teknik fotografi sederhana menggunakan ponsel. Dengan pengetahuan ini, mereka diharapkan dapat menghadirkan produk mereka dengan cara yang lebih menarik di media sosial.
Pentingnya Branding dan Cerita dalam Pemasaran
Fadhilla Tri Nugrahaini, ST., M.Sc., sebagai narasumber, menekankan bahwa kemampuan untuk mengemas cerita dan visual produk adalah kunci untuk bersaing di pasar modern. Peserta belajar bagaimana menyampaikan nilai dan makna di balik setiap karya, sehingga dapat menciptakan konten foto dan cerita yang menggugah minat calon pembeli.
Kesempatan untuk Berkembang di Era Digital
Workshop ini merupakan bagian dari program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Kemendikbud Ristek yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pengrajin disabilitas. Ketua kegiatan, Dyah Widi Astuti, ST., M.Sc., berharap pelatihan ini dapat membuka lebih banyak peluang bagi pengrajin disabilitas untuk dikenal di pasar yang lebih luas.
Melalui pelatihan ini, diharapkan pengrajin dapat lebih mandiri secara ekonomi dan mampu bersaing dengan kerajinan lokal lainnya. Dengan pendekatan yang tepat, produk mereka tidak hanya dapat diterima, tetapi juga dihargai di pasar global.
Selain itu, pelatihan ini juga menciptakan jaringan pengrajin dan para pelaku industri kreatif lainnya. Dengan adanya kolaborasi, mereka dapat saling mendukung dan berbagi pengalaman untuk meningkatkan kualitas produk. Inisiatif semacam ini sangat penting untuk memperkuat komunitas pengrajin disabilitas dan meningkatkan keberlanjutan usaha mereka.
Melihat potensi yang dimiliki oleh pengrajin disabilitas, pelatihan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem yang inklusif dan mendukung. Dengan dukungan yang tepat, tidak ada yang tidak mungkin bagi mereka untuk bersaing dan berkontribusi dalam industri kreatif.

- Pelatihan Inovasi Konten Digital untuk Pengrajin Disabilitas di Klaten – Sumber Berita (18 Nov 2025, 07:35)
