Pembangunan Embung Nglawiyan Blora Didanai Rp8,59 Miliar oleh Pemprov Jateng
“Investasi pembangunan embung: langkah konkret untuk keberlanjutan sumber air masyarakat.”
Pemprov Jateng Siapkan Anggaran untuk Embung Nglawiyan
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mengalokasikan dana sebesar Rp8,59 miliar untuk pembangunan Embung Nglawiyan yang terletak di Desa Nglawiyan, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan air irigasi di area persawahan, yang sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Proses Pembangunan yang Sedang Berlangsung
Hingga saat ini, proses pembangunan fisik embung masih dalam tahap penyelesaian. Meskipun ada keterlambatan, pihak pelaksana proyek diberikan kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan dengan penerapan denda sesuai dengan ketentuan kontrak. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang (Pusdataru) Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro, menegaskan bahwa pengawasan proyek dilakukan secara ketat untuk memastikan semua berjalan sesuai spesifikasi teknis.
Spesifikasi dan Target Penyelesaian Proyek
Embung Nglawiyan akan dibangun di dua lokasi berbeda, yakni sisi utara dan selatan. Sisi utara memiliki kedalaman sekitar 5,5 meter, sedangkan sisi selatan memiliki ukuran 115 meter x 170 meter. Pekerjaan fisik embung ini ditargetkan selesai pada 28 November 2025, dengan batas akhir penyelesaian pada 20 Desember 2025. Denda keterlambatan yang diterapkan adalah sekitar Rp8,5 juta per hari hingga total denda mencapai Rp170 juta.
Manfaat Jangka Panjang bagi Pertanian
Pembangunan Embung Nglawiyan diharapkan dapat mengelola air irigasi untuk sekitar 40 hektare lahan persawahan. Dengan demikian, proyek ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar. Setelah pekerjaan fisik selesai, pengelolaan embung akan diserahkan kepada Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Seluna dan Dinas PUPR Kabupaten Blora.
Komitmen Terhadap Kualitas dan Ketepatan Waktu
Pengawasan yang ketat dan penerapan sanksi diharapkan dapat mendorong kontraktor untuk menyelesaikan proyek sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dengan adanya denda yang diterapkan setiap hari, diharapkan kualitas pengerjaan tidak hanya terpenuhi, tetapi juga dapat selesai tepat waktu, demi kepentingan masyarakat luas.
Peran Masyarakat dalam Proyek
Partisipasi masyarakat juga sangat penting dalam proyek ini. Dengan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan air dan pertanian berkelanjutan, diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam menjaga dan memelihara embung setelah selesai dibangun. Ini merupakan langkah penting untuk memastikan keberlanjutan dari proyek tersebut.

- Pembangunan Embung Nglawiyan Blora Didanai Rp8,59 Miliar oleh Pemprov Jateng – Sumber Berita (15 Dec 2025, 12:55)
