Pembangunan Jalan Beton Batang-Pekalongan: Investasi Rp251 Miliar untuk Infrastruktur

Pembangunan Jalan Beton Batang-Pekalongan: Investasi Rp251 Miliar untuk Infrastruktur

“Infrastruktur kuat, konektivitas meningkat; investasi hari ini, kemajuan masa depan.”

Pembangunan Jalan Beton Ruas Batang-Pekalongan

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY akan melaksanakan proyek konstruksi jalan beton di ruas Pantura Batang-Pekalongan dengan total anggaran Rp251 miliar. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan ketahanan jalan nasional di kawasan tersebut.

Detail Proyek dan Tujuan

Kontrak untuk proyek ini telah ditandatangani pada 15 Desember 2025. Menurut Ridwan Umbara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) BBPJN, proyek ini akan mencakup rekonstruksi jalan sepanjang 17 kilometer, dengan 14 kilometer berada di Kabupaten Batang dan 3 kilometer di Kota Pekalongan. Pekerjaan ini diharapkan dapat selesai pada Juli 2027 dan sebagian jalan ditargetkan dapat digunakan oleh masyarakat sebelum arus mudik Lebaran 2026.

Prioritas dan Manfaat Konstruksi Beton

Prioritas utama dalam proyek ini adalah Jalan Jenderal Sudirman di Kota Batang, yang memiliki panjang 700 meter, serta beberapa titik strategis di ruas jalan Batang-Kendal. Mengubah konstruksi aspal menjadi beton (rigid pavement) diharapkan dapat meningkatkan ketahanan jalan terhadap beban lalu lintas kendaraan berat, meminimalkan kerusakan jalan, serta meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengendara.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur jalan di seluruh Indonesia. Masyarakat diminta untuk bersabar dan mendukung selama proses konstruksi berlangsung, mengingat manfaat yang akan diperoleh di masa depan.

Dengan adanya proyek pembangunan jalan beton ini, diharapkan akan ada peningkatan signifikan dalam aksesibilitas dan mobilitas masyarakat di daerah sekitar. Jalan yang lebih baik tidak hanya akan memperlancar arus lalu lintas tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Penting untuk dicatat bahwa proyek infrastruktur seperti ini tidak hanya berdampak pada transportasi, tetapi juga dapat meningkatkan keselamatan berkendara, mengurangi kemacetan, dan mengurangi biaya perawatan kendaraan. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga dan merawat jalan yang telah dibangun.

News Jateng

Investasi Rp251 Miliar untuk Infrastruktur
Sumber gambar: Media Source
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x