: Pendekatan humanis efektif tangkal paham radikal di kalangan pelajar

Pendekatan Humanis Efektif Tangkal Paham Radikal di Kalangan Pelajar

“Empati dan dialog humanis, kunci melawan radikalisasi di kalangan pelajar.”

Pentingnya Pendekatan Humanis dalam Pendidikan

Pakar pendidikan dari Universitas Islam Negeri Prof KH Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, Prof Fauzi, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi salah satu metode yang efektif untuk menangkal paham radikal di kalangan pelajar. Dalam situasi terkini, di mana isu radikalisme kerap menjadi sorotan, penerapan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan pendidikan sangatlah penting.

Pengaruh Lingkungan Terhadap Radikalisasi Pelajar

Prof Fauzi menjelaskan bahwa kemunculan paham radikal tidak terlepas dari banyaknya tindak kekerasan dan perundungan yang masih terjadi di berbagai aspek kehidupan, termasuk di sekolah. Merekam kejadian ledakan di salah satu SMA di Jakarta, ia mengingatkan bahwa benih-benih radikalisme masih ada, dan hal ini harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak, terutama pendidik.

Strategi Pendidikan untuk Mencegah Radikalisasi

Pendidikan yang ramah anak dan berbasis cinta perlu diutamakan untuk menciptakan suasana yang mendukung perkembangan empati dan toleransi di kalangan pelajar. Alih-alih menerapkan hukuman, pendekatan yang lebih menekankan penghargaan dan penguatan karakter positif diperlukan untuk mencegah terbentuknya pikiran keras.

Dalam upaya mengatasi radikalisasi, pembentukan daya tahan psikologis atau resiliensi sangat penting. Siswa perlu dilatih untuk menghadapi tekanan sosial dan akademik, agar mereka tidak terjerumus ke dalam sikap kekerasan sebagai pelarian dari masalah. Dengan demikian, pendampingan psikologis menjadi kunci untuk mengarahkan mereka ke jalur yang lebih positif.

Peran Teknologi dan Literasi Digital

Di era digital ini, pemahaman terhadap teknologi informasi juga harus menjadi fokus dalam pendidikan. Anak-anak perlu diajarkan untuk sadar akan fungsi dan dampak dari teknologi yang mereka gunakan. Literasi digital yang baik dapat membantu mereka memfilter informasi dan menghindari pengaruh negatif yang dapat memperkuat paham radikal.

Melihat tantangan ini, penting bagi semua elemen pendidikan untuk bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi pelajar. Dengan pendekatan humanis yang tepat, kita dapat bersama-sama mencegah radikalisasi di kalangan generasi muda dan membangun masa depan yang lebih baik.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x