Penjas UMS Berbudaya: Tradisi dan Permainan Rakyat dalam Pembentukan Karakter Bangsa

Penjas UMS Berbudaya: Tradisi dan Permainan Rakyat dalam Pembentukan Karakter Bangsa

“Melestarikan permainan rakyat, membentuk karakter bangsa yang berbudaya dan berintegritas.”

Penjas UMS Berbudaya: Mengintegrasikan Tradisi dalam Pendidikan

Program Studi Pendidikan Jasmani di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kuliah umum dengan tema Tradisi sebagai Ruang Kebersamaan dari Permainan Rakyat, yang bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa terhadap nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 15 Januari 2026, dan merupakan bagian dari pembelajaran mata kuliah Permainan Tradisional yang menerapkan pendekatan project based learning.

Peran Permainan Tradisional dalam Pendidikan Karakter

Kuliah umum ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga mengajak mahasiswa untuk merefleksikan makna dari permainan rakyat sebagai media pembentukan karakter dan identitas kebangsaan. Ketua Panitia, Yerry Rafadinata, menyatakan bahwa permainan tradisional lebih dari sekadar aktivitas; ia merupakan ruang untuk belajar tentang kerja sama, kejujuran, dan tanggung jawab sosial.

Dosen mata kuliah Permainan Tradisional, Ardian Tomy, menekankan pentingnya pengetahuan tentang filosofi dan nilai karakter yang terkandung dalam berbagai jenis permainan tradisional. Dengan memahami ini, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan permainan tradisional sebagai alat pembelajaran yang aplikatif.

Pentingnya Pelestarian Budaya Melalui Permainan

Permainan tradisional memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik dan memperkuat identitas bangsa. Nurhidayat, dosen pembimbing, mengungkapkan bahwa permainan tradisional menawarkan cara belajar yang menyenangkan dan bermakna, dengan nilai-nilai kedisiplinan dan kepemimpinan yang sangat dibutuhkan dalam pendidikan karakter anak-anak Indonesia.

Kuliah umum ini juga menghadirkan Muhammad Safrudin, seorang praktisi budaya, sebagai narasumber. Ia mengajak mahasiswa untuk aktif berpartisipasi dalam pelestarian permainan tradisional, yang merupakan bagian dari warisan budaya bangsa. Dengan pendekatan edukatif dan kreatif, permainan rakyat dapat menjadi sarana efektif dalam menanamkan nilai-nilai positif.

Dr. Eko Sudarmanto, Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, mengungkapkan harapannya agar kegiatan ini dapat memperluas wawasan mahasiswa mengenai keragaman permainan tradisional Indonesia, serta menegaskan peran pendidikan jasmani dalam membangun karakter bangsa. Melalui kuliah umum ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami lebih dalam tentang bagaimana permainan tradisional dapat meningkatkan karakter generasi mendatang.

Dengan demikian, kuliah umum ini bukan hanya sekadar acara akademik, tetapi juga sebuah langkah strategis untuk menghidupkan kembali nilai-nilai budaya lokal yang sangat berharga.

News Jateng

Tradisi dan Permainan Rakyat dalam Pembentukan Karakter Bangsa
Sumber gambar: Media Source
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x