Stok Beras Cukupi Kebutuhan Hingga Awal 2026

Perum Bulog Banyumas: Stok Beras Cukupi Kebutuhan Hingga Awal 2026

“Ketersediaan pangan yang stabil adalah pondasi ketahanan masyarakat yang kuat.”

Stok Beras di Banyumas Aman Hingga 2026

Perum Bulog Kantor Cabang Banyumas memastikan bahwa stok beras di wilayah eks Keresidenan Banyumas, yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara, Jawa Tengah, akan mencukupi kebutuhan hingga awal 2026. Pemimpin Cabang Perum Bulog Banyumas, Prawoko Setyo Aji, menyatakan, hingga pertengahan Oktober 2025, pihaknya telah berhasil merealisasikan pengadaan beras sebanyak 66 ribu ton.

Stok dan Pengadaan Beras yang Terus Berlanjut

“Saat ini, stok beras di gudang telah mencapai lebih dari 78 ribu ton,” ujarnya dengan optimis. Hal ini menunjukkan bahwa pasokan beras di Banyumas sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun depan. Prawoko juga menambahkan bahwa pengadaan beras dilakukan melalui dua skema, yaitu program pemerintah dan komersial.

Harga Beras dan Kesejahteraan Petani

Dalam upaya memenuhi kebutuhan pasar, Bulog Banyumas membeli beras kualitas premium dengan harga rata-rata Rp13.200 per kilogram. Harga jualnya berkisar Rp13.500 hingga Rp13.800, tergantung pada kondisi pasar harian. Meskipun harga gabah kering panen di lapangan saat ini telah melebihi harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram, hal ini menunjukkan bahwa kesejahteraan petani semakin baik.

“Rata-rata harga gabah kering panen kini berada di kisaran Rp6.800 hingga Rp7.200 per kilogram, sehingga banyak petani yang memilih untuk menjual hasil panennya ke pasar umum,” lanjut Prawoko. Dengan demikian, Bulog Banyumas lebih fokus pada skema komersial untuk memenuhi kebutuhan beras di masyarakat.

Penyaluran Beras SPHP yang Efektif

Hingga saat ini, Bulog Banyumas telah menyalurkan lebih dari 8.400 ton beras melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran ini dilakukan secara aktif hingga tingkat kecamatan dan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Hal ini berdampak pada stabilnya harga beras di pasaran.

“Realisasi SPHP berjalan dengan baik dan penetrasi ke tingkat kecamatan memberikan dampak positif. Harga beras di pasar konsumen pun relatif stabil,” jelasnya. Dengan kontribusi ini, Bulog berkomitmen untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta mendukung upaya swasembada beras nasional.

Dengan adanya stok beras yang aman, harga yang terkendali, serta kesejahteraan petani yang terus meningkat, Bulog Banyumas terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Untuk informasi lebih lanjut mengenai program dan kebijakan Bulog, kunjungi situs resmi kami.

Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng

Stok Beras Cukupi Kebutuhan Hingga Awal 2026
Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x