Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Bps Kabupaten Temanggung

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS Kabupaten Temanggung

“Sensus ekonomi: fondasi untuk pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.”

Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 di Temanggung

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Temanggung baru saja menggelar seminar untuk memaparkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2025 sekaligus melakukan sosialisasi terkait Sensus Ekonomi 2026. Acara ini berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025, di mana Kepala BPS Kabupaten Temanggung, Henri Wagiyanto, mengungkapkan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan sensus yang dijadwalkan berlangsung dari Mei hingga Juli 2026.

Proses Pendataan Sensus Ekonomi

Pendataan dalam Sensus Ekonomi 2026 akan dilakukan dalam dua tahap. Pertama, pendataan perusahaan pada bulan Mei 2026, diikuti dengan pendataan usaha mikro, kecil, dan rumah tangga yang akan dilakukan secara door-to-door pada bulan Juni hingga Juli 2026. Henri Wagiyanto menekankan bahwa data yang akurat sangat penting untuk mendukung kebijakan yang tepat sasaran.

Pentingnya Data Akurat untuk Kebijakan Pembangunan

Henri juga menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 bertujuan untuk memotret perubahan ekonomi yang terjadi dibandingkan dengan sensus sebelumnya pada tahun 2016. Dalam satu dekade terakhir, perkembangan usaha digital dan bisnis online menunjukkan pertumbuhan yang pesat, yang tentunya perlu dicatat. Penjabat Sekretaris Daerah Temanggung, Ripto Susilo, juga menekankan bahwa data yang dihasilkan dari Susenas dan Sensus Ekonomi menjadi landasan penting dalam perencanaan dan implementasi pembangunan daerah.

Dengan adanya data yang akurat, kebijakan pembangunan dapat lebih tepat sasaran. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh perangkat daerah, kecamatan, dan pemerintah desa untuk aktif mendukung pelaksanaan sensus ini. Keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada kelengkapan dan ketepatan data yang dikumpulkan.

Peran Masyarakat dalam Sensus Ekonomi

Partisipasi masyarakat dalam Sensus Ekonomi 2026 sangatlah krusial. Masyarakat diharapkan untuk memberikan data yang sebenar-benarnya kepada petugas sensus. Henri Wagiyanto mengingatkan bahwa data yang tidak akurat dapat mengakibatkan kebijakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan aktual masyarakat.

Dampak Teknologi terhadap Ekonomi

Pergeseran ekonomi yang terjadi akibat perkembangan teknologi informasi juga menjadi sorotan dalam Sensus Ekonomi 2026. Munculnya platform digital dan layanan online telah mengubah cara masyarakat berbisnis. Oleh karena itu, penting bagi sensus ini untuk mencerminkan perubahan tersebut dan memasukkan data dari sektor-sektor baru yang sedang berkembang.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x