Menanamkan Warisan KH Ahmad Dahlan di UMS

Strategi Studi Penerima Beasiswa BKAD: Menanamkan Warisan KH Ahmad Dahlan di UMS

“Warisan pendidikan KH Ahmad Dahlan menginspirasi semangat dan dedikasi belajar.”

Menanamkan Warisan KH Ahmad Dahlan di Universitas Muhammadiyah Surakarta

Lembaga Pengembangan, Persyarikatan, Perkaderan, dan Alumni (LP3A) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) baru-baru ini mengadakan sesi pendampingan bagi penerima Beasiswa Kader Ahmad Dahlan (BKAD). Acara ini berlangsung di ruang Seminar Lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS di Solo, Jawa Tengah. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan arahan dan dukungan kepada mahasiswa dalam menjalani masa studi mereka.

Pentingnya Warisan KH Ahmad Dahlan

Ketua LP3A UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., menjelaskan bahwa Beasiswa BKAD mengusung nama KH Ahmad Dahlan sebagai simbol semangat dan dedikasi. Menurutnya, terdapat tiga nilai penting yang harus diadopsi oleh mahasiswa penerima beasiswa ini: menjadi pembelajar yang gigih, berani mengambil risiko, dan memiliki semangat untuk berinovasi. “Warisan ini harus menjadi pedoman bagi setiap kader Muhammadiyah,” ungkap Bambang.

Aktivitas Mahasiswa dan Dampaknya untuk Masyarakat

Dr. Bambang juga mengajak para mahasiswa untuk aktif dalam organisasi dan kegiatan sosial di sekitar kampus. “UMS berkomitmen untuk memberikan dampak positif kepada masyarakat. Oleh karena itu, mahasiswa, terutama penerima beasiswa BKAD, harus berperan aktif dalam mewujudkan visi tersebut,” tambahnya. Dengan berkontribusi pada masyarakat, mahasiswa tidak hanya belajar di dalam kelas tetapi juga membangun pengalaman berharga yang akan berguna di masa depan.

Strategi Studi dan Motivasi untuk Sukses

Sesi pendampingan ini juga diisi oleh Azizah Fatmawati, S.T., M.Cs., yang membahas evaluasi perjalanan belajar mahasiswa selama satu semester. Banyak mahasiswa yang menghadapi tantangan dalam manajemen waktu dan beradaptasi dengan berbagai karakter dosen. Azizah menekankan pentingnya memahami karakteristik dosen agar mahasiswa dapat merencanakan strategi belajar yang efektif.

Azizah juga berbagi pengalaman pribadi mengenai tantangan yang dihadapinya selama kuliah. “Motivasi yang kuat berasal dari dalam diri kita sendiri,” ujarnya. Menutup sesi, dia membagikan pepatah Arab yang mengingatkan bahwa setiap langkah yang dilakukan di jalan yang benar akan membuahkan hasil yang positif.

Pendidikan Berbasis Nilai dan Etika

Beasiswa BKAD juga merupakan upaya untuk menanamkan nilai-nilai etika dan moral dalam pendidikan. Mahasiswa diharapkan tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter yang baik. Pembinaan karakter ini sejalan dengan misi UMS untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian sosial.

Peluang Jaringan dan Kolaborasi

Selain fokus pada studi, penerima beasiswa BKAD juga diberikan kesempatan untuk membangun jaringan dengan alumni dan profesional di bidang mereka. Melalui berbagai program dan acara, mahasiswa dapat berkolaborasi dengan berbagai pihak, membuka peluang kerja, dan memperluas wawasan mereka. Ini adalah langkah penting dalam mempersiapkan masa depan yang lebih cerah.

News Jateng

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x