Subsektor Pertanian: Kontributor Utama Penyaluran KUR BRI
“Pertanian mendukung ekonomi, memberi harapan dan peluang bagi masyarakat.”
Subsektor Pertanian dan Perannya dalam Penyaluran KUR BRI
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk telah mencatatkan subsektor pertanian sebagai pilar utama dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga akhir September 2025. Dengan total penyaluran mencapai Rp58,37 triliun, subsektor ini berkontribusi sebesar 44,83 persen dari keseluruhan penyaluran KUR BRI. Ini menunjukkan betapa pentingnya sektor pertanian dalam mendukung ekonomi kerakyatan dan keberlanjutan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.
Pentingnya KUR bagi UMKM
Penyaluran KUR BRI tidak hanya terbatas pada sektor pertanian, tetapi juga mencakup perikanan, perdagangan, industri pengolahan, dan jasa lainnya. Sektor produksi secara keseluruhan menyumbang 64,31 persen dari total penyaluran. Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menekankan bahwa KUR merupakan alat penting untuk mendorong pembiayaan produktif dan meningkatkan daya saing UMKM.
Komitmen BRI untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif
BRI berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama bagi UMKM Indonesia, dengan tujuan membantu mereka tumbuh berkelanjutan. Hery Gunardi menegaskan bahwa KUR bukan sekadar instrumen pembiayaan, tetapi juga berfungsi sebagai katalis penggerak ekonomi rakyat. Dengan demikian, penyaluran KUR diharapkan dapat memperkuat sektor riil dan menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah.
Statistik Penyaluran KUR BRI
Hingga akhir September 2025, BRI telah menyalurkan KUR sebesar Rp130,2 triliun kepada 2,84 juta debitur, mencakup 74,40 persen dari total alokasi KUR BRI tahun 2025 yang sebesar Rp175 triliun. Ini menunjukkan progres yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, sebanyak 18 dari setiap 100 rumah tangga di Indonesia kini telah mengakses fasilitas KUR BRI, meningkat dari tahun-tahun lalu.
Secara kumulatif, sejak 2015, BRI telah menyalurkan KUR sebanyak Rp1.387 triliun kepada 45,5 juta penerima. Ini adalah contoh nyata dari komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.
Menghadapi tantangan global dan perubahan iklim, sektor pertanian diharapkan dapat beradaptasi dan berinovasi. Dukungan dari KUR BRI akan sangat berperan dalam membantu petani dan pelaku usaha di sektor ini untuk mengimplementasikan teknologi modern dan praktik pertanian berkelanjutan. Dengan demikian, subsektor pertanian tidak hanya menjadi penyumbang ekonomi tetapi juga berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan.
BRI juga berencana untuk meningkatkan aksesibilitas KUR di daerah-daerah terpencil, memastikan bahwa semua pelaku UMKM, termasuk yang berada di wilayah pedesaan, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Hal ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia.
- Subsektor Pertanian: Kontributor Utama Penyaluran KUR BRI – Sumber Berita (29 Oct 2025, 02:55)
