12 Kilometer

Total Pembenahan Jalan dan Jembatan di Jawa Tengah Mencapai 2.440,12 Kilometer

“Perbaikan infrastruktur adalah fondasi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.”

Total Pembenahan Jalan dan Jembatan di Jawa Tengah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) mengumumkan bahwa total pembenahan jalan dan jembatan di wilayahnya telah mencapai 2.440,12 kilometer sepanjang tahun ini. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Cipta Karya (DPU BMCK) Jateng, Hanung Triyono, dalam konferensi pers di Semarang.

Kondisi Jalan Provinsi yang Meningkat

Menurut laporan, kondisi jalan provinsi saat ini sudah mencapai 94,01 persen dalam keadaan mantap. Pihak DPU BMCK juga menyampaikan bahwa terdapat 27 paket peningkatan jalan senilai Rp484,65 miliar yang telah berhasil diselesaikan. Selain itu, ada pula 52 paket rehabilitasi dan pemeliharaan jalan serta jembatan yang dikerjakan dengan total anggaran sebesar Rp315,42 miliar, yang tersebar di berbagai daerah di provinsi.

Prioritas Jalur Strategis

Beberapa jalur strategis mendapat perhatian khusus dalam pembenahan ini. Contohnya, ruas Semarang-Godong yang menjadi penting ketika jalur Pantura Kaligawe Semarang terendam banjir. Jalan Brigjen Sudiarto di Kota Semarang juga menjadi salah satu prioritas, mengingat arus kendaraan yang padat setiap harinya menuju Mranggen-Demak.

Hanung Triyono menjelaskan, “Paket peningkatan Semarang-Godong di wilayah Mranggen sudah rampung. Jalan Brigjen Sudiarto juga sudah aman untuk dilalui.” Namun, ia menekankan bahwa pemeliharaan jalan tidak berhenti setelah proyek selesai, terutama menjelang musim hujan yang bisa menurunkan daya tahan jalan.

Siaga Hujan dan Kesiapan Infrastruktur

Untuk menjaga kualitas jalan, DPU BMCK telah menyiapkan tim reaksi cepat di sembilan Balai Pengelolaan Jalan yang akan memantau kondisi lapangan secara rutin. Jika ada lubang yang muncul, targetnya bisa ditangani dalam waktu maksimal 1 x 24 jam. “Target jalan bebas lubang sesuai arahan gubernur terus kami jaga,” tambahnya.

Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, kesiapan jalan menjadi sangat penting. Jalur tengah Jateng dipastikan siap menjadi alternatif jalur nasional Pantura maupun tol, memberikan kenyamanan bagi para pemudik.

Komitmen Gubernur dalam Infrastruktur

Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Gubernur Ahmad Luthfi bersama Wakil Gubernur Taj Yasin telah menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pembangunan infrastruktur dasar. Mereka langsung turun ke lapangan untuk meninjau jalan demi jalan. “Pertama yang kami utamakan adalah infrastruktur dasar dan layanan dasar,” ungkap Ahmad Luthfi.

Dengan adanya pembenahan ini, diharapkan mobilitas masyarakat di Jawa Tengah semakin lancar dan nyaman. Teruslah mengikuti perkembangan infrastruktur di daerah Anda untuk mendapatkan informasi terbaru dan bermanfaat.

News Jateng

12 Kilometer
Sumber gambar: Media Source
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x