Mahasiswi KKN Hanyut di Kendal Masih Belum Ditemukan

UIN Walisongo: Mahasiswi KKN Hanyut di Kendal Masih Belum Ditemukan

“Kesabaran dan harapan diuji saat pencarian yang tak kunjung berujung.”

Tragedi di Sungai Genting

Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang sedang berduka setelah insiden tragis yang melibatkan mahasiswi KKN di Sungai Genting, Kendal, Jawa Tengah. Pada hari Selasa, 4 November 2025, enam mahasiswa UIN Walisongo mengalami kecelakaan saat bermain air di sungai tersebut. Dari enam mahasiswa tersebut, dua berhasil ditemukan, namun satu mahasiswi masih dinyatakan hilang.

Pencarian yang Masih Berlanjut

Pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan menemukan dua dari tiga mahasiswa yang hilang, yaitu Bima Pranawira dan Muhammad Jibril Asyarafi. Namun, satu mahasiswi, Nabila Yulian Desi, yang berusia 21 tahun dan berasal dari Bojonegoro, Jawa Timur, masih belum ditemukan. Wakil Rektor UIN Walisongo, Prof. Mukhsin Jamil, menyampaikan harapannya agar mahasiswi tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Doa Bersama dan Dukungan untuk Korban

UIN Walisongo berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban. Rencananya, akan diadakan Shalat Ghaib dan doa bersama di Masjid Kampus sebagai bentuk penghormatan kepada para korban. Pihak universitas juga menyiapkan layanan konseling untuk memberikan dukungan psikologis kepada mahasiswa yang terdampak.

Dalam situasi sulit ini, UIN Walisongo mengajak seluruh civitas akademika untuk bersatu dalam doa dan harapan agar satu mahasiswi yang hilang segera ditemukan. Semoga Allah SWT memberikan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan dan menerima amal ibadah para mahasiswa yang telah berpulang.

News Jateng

Mahasiswi KKN Hanyut di Kendal Masih Belum Ditemukan
Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x