UMS Perkuat Jejaring Riset Asia dengan Agrowisata Berkelanjutan
“Agrowisata berkelanjutan menghubungkan riset dan komunitas untuk masa depan yang lebih baik.”
UMS Dorong Riset Agrowisata Berkelanjutan di Asia
Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berkomitmen untuk memperkuat jejaring riset di kawasan Asia melalui pemaparan inovatif mengenai agrowisata berkelanjutan. Pada ajang Marketing in Asia Group (MAG) Scholar Conference 2025 yang berlangsung di Edutorium KH Ahmad Dahlan UMS, Solo, Wakil Rektor I UMS, Prof. Ihwan Susila, S.E., M.Si., Ph.D., mempresentasikan hasil risetnya yang menunjukkan potensi besar agrowisata di Indonesia.
Peluang Agrowisata di Indonesia
Dalam presentasinya, Prof. Ihwan menekankan bahwa letak geografis Indonesia yang dilintasi garis khatulistiwa memberikan keunggulan tersendiri. “Peluangnya sangat besar untuk mengembangkan agrowisata berkelanjutan, mengingat sektor pertanian di Indonesia dapat tumbuh subur sepanjang tahun,” jelasnya. Konsep ini tidak hanya berfokus pada pariwisata, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat lokal dan pelestarian lingkungan.
Konsep Agrowisata Berkelanjutan
Agrowisata berkelanjutan menekankan keseimbangan ekonomi desa, sosial budaya, dan lingkungan. Prof. Ihwan menjelaskan bahwa dalam penelitian yang dilakukan di Bojonegoro, Jawa Timur, mereka mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam mengintegrasikan sistem manajemen agrowisata. “Kami berusaha menciptakan konsep yang melibatkan masyarakat dan kearifan lokal untuk meningkatkan pengalaman wisatawan dan dampak positif bagi daerah,” tambahnya.
Dalam upaya mewujudkan konsep ini, diperlukan sinergi berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, masyarakat, dan pemerintah. Prof. Ihwan juga menyoroti pentingnya dukungan infrastruktur dan pelatihan bagi masyarakat setempat untuk meningkatkan pengelolaan agrowisata.
Peluang Kolaborasi Riset Internasional
Kesempatan untuk mempresentasikan riset di hadapan akademisi dari Malaysia menjadi langkah strategis bagi UMS. Prof. Ihwan optimis bahwa partisipasi UMS dalam MAG Scholar Conference akan membuka peluang kolaborasi riset antarnegara yang lebih luas, khususnya di bidang bisnis dan pariwisata. “Kami berharap dapat berkontribusi lebih dalam pengembangan bisnis di Asia, terutama dalam sektor wisata yang berkelanjutan,” tutupnya.
Agrowisata berkelanjutan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga berkontribusi pada pelestarian lingkungan dan peningkatan kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat belajar tentang praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berpartisipasi dalam kegiatan yang mendukung komunitas lokal.
Dengan semakin meningkatnya kesadaran global akan isu perubahan iklim, konsep agrowisata berkelanjutan menjadi semakin relevan. Hal ini membuka jalan bagi inovasi dan inisiatif baru yang dapat mengubah cara kita melihat pariwisata dan pertanian secara bersamaan.

- UMS Perkuat Jejaring Riset Asia dengan Agrowisata Berkelanjutan – Sumber Berita (23 Nov 2025, 14:05)
