UMS Perluas Kontribusi Global Melalui Program Edukasi Gizi di Mekah

“Edukasi gizi di Mekah, jembatan UMS menuju kontribusi global yang lebih luas.”

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Edukasi Gizi di Mekah

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah mengambil langkah signifikan dalam memperluas kontribusi global mereka melalui program edukasi gizi yang dilaksanakan di Mekah. Melalui Program Hibah DRPPS, UMS berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya bagi mahasiswa Indonesia dan pekerja migran yang tinggal di Arab Saudi.

Inisiatif Pengabdian Masyarakat Internasional

Ketua tim pelaksana, Muwakhidah, SKM., M.Kes.Epid., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PkM-KI). Program ini berlangsung dari Agustus hingga November 2025, dengan fokus pada pemantauan status gizi dan edukasi pola makan yang seimbang.

Pentingnya Edukasi Gizi di Tengah Prevalensi Penyakit

Tingginya prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kolesterol di Arab Saudi menjadi alasan utama dipilihnya topik ini. Muwakhidah mengungkapkan, banyak mahasiswa dan pekerja migran menghadapi tantangan dalam menjaga pola makan sehat di tengah budaya kuliner yang kaya lemak dan gula.

Webinar dan Pemeriksaan Kesehatan

Kegiatan ini diawali dengan rangkaian webinar yang diikuti oleh 87 peserta, yang mencakup mahasiswa UMS, mahasiswa Indonesia di Mekah, serta pekerja migran. Webinar ini membahas pencegahan hipertensi dan diabetes serta penerapan pola makan gizi seimbang. Selain itu, tim UMS juga melakukan pemeriksaan kesehatan langsung, termasuk pengukuran berat badan, tekanan darah, dan kadar kolesterol.

Hasil dari pemeriksaan menunjukkan bahwa banyak peserta memiliki status gizi overweight dan kadar kolesterol yang tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya edukasi gizi yang tepat untuk mencegah penyakit tidak menular sejak dini.

Kolaborasi untuk Kesehatan yang Lebih Baik

Program ini terlaksana berkat kolaborasi UMS, PCIM Arab Saudi, serta komunitas mahasiswa dan pekerja migran di Mekah. Peserta tidak hanya mendapatkan edukasi, tetapi juga konseling gizi dan kesehatan sebagai langkah lanjutan. Tim berharap kegiatan ini dapat menjadi rutinitas untuk memantau kesehatan secara berkala.

Dengan inisiatif ini, UMS menunjukkan komitmennya sebagai institusi pendidikan yang berperan aktif tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional. Program PkM-KI ini memperkuat jejaring global Muhammadiyah dan memberikan kontribusi nyata di bidang kesehatan dan pendidikan.

Manfaat Jangka Panjang dari Program Edukasi Gizi

Program edukasi gizi yang dijalankan oleh UMS di Mekah tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesehatan masyarakat. Dengan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pola makan yang seimbang, peserta diharapkan dapat menerapkan kebiasaan sehat yang berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari.

Kesadaran Kesehatan di Kalangan Mahasiswa dan Pekerja Migran

Kesadaran akan kesehatan di kalangan mahasiswa dan pekerja migran sangat penting, terutama saat mereka hidup jauh dari rumah. Melalui program ini, mereka mendapatkan pengetahuan dan keterampilan untuk menjaga kesehatan mereka sendiri, yang tentunya dapat mengurangi risiko penyakit di kemudian hari.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
Referensi:

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x