Mahasiswa UMS Lestarikan Bahasa Krama dan Aksara Jawa Melalui Policy Brief
“Pelestarian bahasa dan aksara adalah jembatan budaya untuk generasi mendatang.”
Upaya Mahasiswa UMS dalam Melestarikan Bahasa Krama dan Aksara Jawa
Tim mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dari Program Kreativitas Mahasiswa Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) telah berinisiatif untuk melestarikan Bahasa Krama dan Aksara Jawa dengan menyerahkan Policy Brief kepada Dinas Pendidikan Kota Surakarta. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya nyata untuk meningkatkan kesadaran dan minat terhadap budaya Jawa di kalangan generasi muda.
Inisiatif Kreatif Melalui Game Based Learning
Ketua tim, Ela Fitriana, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengatasi penurunan minat siswa terhadap pembelajaran Bahasa Krama dan Aksara Jawa. Melalui program bernama JAWARA-TECH, mahasiswa UMS mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi. Salah satu metode yang diusulkan adalah game based learning, yang diharapkan dapat menarik perhatian siswa dan mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal.
Respon Positif dari Dinas Pendidikan Surakarta
Pihak Dinas Pendidikan Kota Surakarta menyambut baik inisiatif ini. Tarno, Plt. Sekretaris Dinas Pendidikan, menyatakan bahwa hasil riset dan pengabdian mahasiswa dapat memberikan masukan berharga dalam penyusunan kebijakan pendidikan daerah. Dia menekankan pentingnya kolaborasi akademisi dan pemerintah dalam memperkuat identitas lokal di tengah globalisasi.
Komitmen UMS dalam Masyarakat
Dosen pendamping tim, Ika Candra Sayekti, menyatakan bahwa kegiatan ini adalah bukti nyata komitmen UMS dalam menerapkan ilmu pengetahuan untuk masyarakat. Dengan adanya inisiatif mahasiswa ini, diharapkan pelestarian Bahasa Krama dan Aksara Jawa tidak hanya menjadi sekadar muatan lokal, tetapi juga bagian dari gerakan bersama untuk menjaga jati diri budaya Jawa di era modern.
Manfaat Pembelajaran Berbasis Teknologi
Pembelajaran yang mengintegrasikan teknologi dengan budaya lokal memiliki potensi besar untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan. Dengan pendekatan seperti ini, siswa tidak hanya belajar bahasa, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain untuk menerapkan metode serupa, sehingga pelestarian budaya bisa lebih terasa.
Peran Generasi Muda dalam Budaya Lokal
Generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Dengan menyadari pentingnya Bahasa Krama dan Aksara Jawa, mereka dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian ini. Melalui kegiatan-kegiatan seperti yang dilakukan oleh mahasiswa UMS, diharapkan kesadaran akan pentingnya budaya lokal dapat terus tumbuh, serta menjadi bagian dari identitas mereka di masa yang akan datang.
- Mahasiswa UMS Lestarikan Bahasa Krama dan Aksara Jawa Melalui Policy Brief – Sumber Berita (01 Nov 2025, 12:35)
