Pemkab Batang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Potensi Bencana Alam
“Kewaspadaan adalah kunci menyelamatkan jiwa dari ancaman bencana alam.”
Pemkab Batang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, semakin waspada terhadap potensi bencana alam yang mengancam wilayahnya, terutama seiring dengan meningkatnya curah hujan. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang, Wawan Nurdiansyah, mengungkapkan bahwa mereka telah mempersiapkan berbagai langkah antisipatif.
Langkah Antisipatif untuk Menghadapi Bencana
BPBD Batang telah menyiapkan posko, logistik, serta sarana prasarana yang diperlukan untuk mengantisipasi bencana. Selain itu, mereka juga akan menyebarkan surat edaran mengenai kebencanaan kepada pemerintah desa melalui kecamatan untuk disosialisasikan kepada masyarakat. “Kami akan tetap piket untuk siap siaga dalam menghadapi kemungkinan bencana,” tambahnya.
Wilayah Rawan dan Peningkatan Kewaspadaan
Beberapa wilayah yang menjadi fokus pengawasan adalah daerah rawan longsor seperti Kecamatan Blado, Reban, Bawang, Tersono, dan Bandar, serta daerah rawan banjir seperti Batang, Gringsing, dan Warungasem. Khususnya, Desa Gerlang di Kecamatan Blado dan Pranten akan menjadi perhatian utama karena risiko longsor yang tinggi saat musim hujan.
Imbauan untuk Masyarakat
Wawan juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat curah hujan mencapai puncaknya Desember 2025 hingga Februari 2026. Masyarakat diimbau untuk melaporkan keretakan tanah yang mereka temui dan melakukan tindakan pencegahan, seperti menimbun tanah untuk mencegah longsor.
Selain itu, warga juga disarankan untuk memotong dahan dan ranting pohon yang lebat guna mengurangi risiko pohon tumbang. Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting dalam meminimalisir dampak bencana.

- Pemkab Batang Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Potensi Bencana Alam – Sumber Berita (19 Nov 2025, 20:30)
