Sppg Solo Menanti Arahan Mbg Libur Sekolah

SPPG Solo Menanti Arahan Mengenai Program Makan Bergizi Gratis Selama Libur Sekolah

“Kesehatan anak harus diutamakan, bahkan saat libur sekolah tiba.”

SPPG di Solo Tunggu Arahan Kebijakan Makan Bergizi Gratis

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Penumping, yang terletak di Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, saat ini tengah menunggu arahan terkait kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan diterapkan selama libur sekolah akhir tahun ini. Staf SPPG Penumping, Alfian Damayanti, mengungkapkan bahwa keputusan terkait program tersebut akan ditentukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

Aktivitas SPPG Tetap Berlanjut

Meskipun menunggu arahan, Alfian memastikan bahwa aktivitas SPPG akan tetap berjalan. Distribusi makanan bergizi untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita akan terus dilakukan. Setiap SPPG memiliki aturan yang menetapkan bahwa 10 persen dari penerima manfaat adalah kelompok tersebut yang menjadi fokus dalam program MBG.

Liburan bagi Petugas SPPG

Puspo Wardoyo, pemilik Yayasan Bangun Gizi Nusantara yang mengelola SPPG Penumping, menyatakan bahwa sebagian petugas akan mendapatkan libur selama masa liburan sekolah. Namun, ia menekankan bahwa para relawan dan petugas akan tetap menerima upah sesuai dengan ketentuan Upah Minimum Regional (UMR), dengan jam kerja delapan jam setiap hari.

Peran SPPG dalam Ekonomi Lokal

Di wilayah Solo Raya, terdapat delapan SPPG yang beroperasi, termasuk empat di Boyolali dan dua di Solo serta Sukoharjo. Puspo menjelaskan bahwa SPPG memaksimalkan potensi lokal dengan hampir 100 persen relawan berasal dari masyarakat setempat. Kerja sama dengan pelaku UMKM juga dilakukan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok yang kemudian diolah di SPPG.

Keberadaan SPPG diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Puspo menambahkan bahwa dengan melibatkan koperasi dan supplier lokal, perekonomian di daerah tersebut dapat tumbuh lebih baik dibandingkan dengan hanya memberikan bantuan uang. Inisiatif ini bukan hanya memberikan makanan bergizi, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi bagi masyarakat.

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti ibu hamil dan balita. Dengan adanya distribusi makanan bergizi ini, diharapkan dapat menurunkan angka stunting dan permasalahan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi yang memadai.

Masyarakat di sekitar SPPG juga diundang untuk berpartisipasi dalam program ini, tidak hanya sebagai penerima manfaat, tetapi juga sebagai penggerak dalam proses distribusi dan pengolahan makanan. Hal ini membuka peluang bagi warga untuk lebih terlibat dalam kegiatan sosial yang bermanfaat untuk komunitas mereka.

News Jateng

Sumber gambar: Media Source
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x