Pelatihan Tenaga Pendamping Orang Sakit: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan di Kudus

Pelatihan Tenaga Pendamping Orang Sakit: Upaya Meningkatkan Kesejahteraan di Kudus

“Dukungan terlatih untuk orang sakit, kunci kesejahteraan dan harapan baru.”

Pelatihan Tenaga Pendamping Orang Sakit di Kudus

RS Mardi Rahayu Kudus, bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), menggelar pelatihan untuk tenaga pendamping orang sakit. Acara ini berlangsung pada Senin, 5 Januari 2026, dan bertujuan untuk menciptakan tenaga kerja yang berkualitas serta meningkatkan penghasilan masyarakat di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Tujuan dan Harapan Pelatihan

Ketua TP PKK Kabupaten Kudus, Endhah Endhayani, menjelaskan bahwa program pelatihan ini, yang dikenal dengan nama Nurse Assistant for Patient and Older Person (NaPOS), sudah dirancang sejak tahun 2025. Namun, pelaksanaan baru dapat dilakukan pada awal 2026 akibat tantangan dalam mencari peserta. Diharapkan, dengan adanya pelatihan ini, peserta tidak hanya memperoleh keterampilan, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga mereka.

Manfaat bagi Peserta dan Masyarakat

Pelatihan NaPOS kali ini diharapkan dapat mencetak tenaga pendamping profesional yang memiliki keterampilan dasar dalam merawat pasien. Dengan pelatihan yang mencakup teori dan praktik, peserta akan belajar tentang pemeriksaan tanda-tanda vital, pemberian makanan dan obat, serta perawatan luka. Selain itu, mereka juga akan dibekali dengan etika dan sopan santun dalam mendampingi orang sakit.

Peserta yang terlibat dalam pelatihan ini berasal dari sembilan kecamatan di Kudus, dengan rentang usia 20 hingga 50 tahun dan pendidikan minimal lulusan SMP. Mereka tidak hanya mendapatkan keterampilan, tetapi juga fasilitas seperti uang saku harian, kepesertaan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, serta rekomendasi untuk penyaluran kerja di layanan home care RS Mardi Rahayu. Menariknya, peserta yang lulus pelatihan akan dipekerjakan pada Februari 2026.

Rencana Masa Depan Program Pelatihan

Endhah Endhayani menambahkan bahwa TP PKK Kudus berencana untuk melanjutkan program ini dengan beberapa angkatan ke depan. Evaluasi dan monitoring akan dilakukan untuk memastikan pelatihan berjalan lebih baik di setiap kloter berikutnya. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses ke tenaga pendamping yang berkualitas.

Mendukung Keluarga yang Merawat Anggota Sakit

Pelatihan tenaga pendamping orang sakit sangat penting, terutama bagi keluarga yang merawat anggota yang sakit di rumah. Dengan adanya tenaga pendamping yang terlatih, keluarga dapat merasa lebih tenang dan terbantu dalam proses perawatan, sehingga meningkatkan kualitas hidup pasien.

News Jateng

Upaya Meningkatkan Kesejahteraan di Kudus
Sumber gambar: Media Source
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x