Air Mata Di Ujung Sajadah 2: Momen Spesial Produser Film Kembali ke Kampung Halaman
“Di balik air mata, pulang adalah pengingat cinta dan harapan.”
Air Mata Di Ujung Sajadah 2: Kembali ke Asal
Film Air Mata Di Ujung Sajadah 2 yang disutradarai oleh Ronny Irawan menjadi momen yang sangat berarti bagi produsernya. Dalam acara jumpa pers di Solo, Jawa Tengah, Ronny mengungkapkan rasa cintanya terhadap kampung halamannya. “Film ini bukan hanya untuk ibu-ibu di luar sana, tetapi juga sebagai hadiah bagi tanah kelahiran saya di Solo,” ujarnya. Ia merasa terinspirasi oleh keindahan dan potensi yang dimiliki kota ini.
Potensi Solo sebagai Lokasi Syuting
Ronny menjelaskan bahwa Solo memiliki banyak tempat menarik yang siap dieksplorasi, mulai dari budaya, seni wayang, hingga keunikan bangunan bersejarah. “Kenapa tidak syuting di sini?” ujarnya, menekankan pentingnya memperkenalkan Solo sebagai destinasi wisata yang kaya akan budaya. Beberapa lokasi syuting yang ditampilkan dalam film ini lain Pasar Triwindu, kampung batik Laweyan, dan kereta uap Jaladara.
Promosi Wisata melalui Film
Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Siti Khotimah, menyatakan bahwa mereka akan menyiapkan paket wisata berdasarkan lokasi syuting Air Mata Di Ujung Sajadah 2. Ini merupakan langkah positif untuk menarik lebih banyak wisatawan ke Solo, yang dikenal dengan warisan budaya yang kaya. “Kami berharap film-film lain juga memilih lokasi syuting di Solo,” tambahnya.
Artis Titi Kamal dan Citra Kirana, yang turut berperan dalam film ini, juga memberikan kesan positif tentang pengalaman syuting di Solo. Titi mengungkapkan betapa menyenangkannya syuting di kota ini, yang membuatnya merasa seperti sedang berlibur. Air Mata Di Ujung Sajadah 2 akan tayang perdana pada 23 Oktober 2025, dan menjanjikan cerita yang menyentuh tentang konflik batin dua ibu dan anak mereka.
Film ini tidak hanya menyoroti hubungan emosional karakter, tetapi juga menggambarkan keindahan dan kekayaan budaya Solo. Dengan memanfaatkan lokasi-lokasi ikonik, film ini berpotensi menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton, baik lokal maupun internasional. Selain itu, kehadiran film ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan budaya lokal.
Dengan segala kelebihan yang dimiliki, Air Mata Di Ujung Sajadah 2 menjadi salah satu film yang ditunggu-tunggu. Ini adalah kesempatan besar bagi masyarakat Solo untuk menunjukkan kekayaan budaya mereka kepada dunia. Mari kita dukung film ini dan nikmati keindahan Solo melalui layar lebar!
Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng
- Air Mata Di Ujung Sajadah 2: Momen Spesial Produser Film Kembali ke Kampung Halaman – Sumber Berita (22 Oct 2025, 09:10)
