Ratusan Warga Cilacap Mengungsi Akibat Banjir di 15 Kelurahan
“Krisis mengajarkan kita arti solidaritas dan kepedulian di tengah kesulitan.”
Banjir Melanda Cilacap: Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi
Di tengah hujan deras yang terus mengguyur, ratusan warga di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda 15 kelurahan. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat melaporkan bahwa sebanyak 307 orang telah meninggalkan rumah mereka sejak Minggu malam (12/10), setelah tanggul Kali Yasa jebol.
Keadaan Terkini di Lokasi Pengungsian
Pengungsi tersebar di beberapa lokasi aman, termasuk Masjid Al-Mubarok dan Balai RT Semangka Jaya. Sebagian besar yang mengungsi adalah perempuan, anak-anak, dan balita. Tingginya genangan air, yang mencapai 50 sentimeter, membuat banyak rumah di Kecamatan Cilacap Selatan, Cilacap Tengah, dan Cilacap Utara terendam.
Upaya Penanganan Banjir oleh BPBD
BPBD bersama TNI/Polri dan Basarnas telah mendirikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi. Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, pihak berwenang tetap melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan.
Selain itu, dampak dari bencana ini juga dirasakan di 65.094 rumah dan beberapa fasilitas publik seperti sekolah dan tempat ibadah yang terpaksa ditutup. Ketersediaan bantuan seperti makanan dan perlengkapan kebersihan menjadi prioritas utama saat ini.
Lihat selengkapnya dari referensi dan sumber asli: News Jateng
- Ratusan Warga Cilacap Mengungsi Akibat Banjir di 15 Kelurahan – Sumber Berita (13 Oct 2025, 15:15)
