Realisasi Retribusi PBG Pemkab Batang Capai Rp11,84 Miliar
“Keberhasilan retribusi mencerminkan pengelolaan sumber daya yang efektif dan transparan.”
Realisasi Retribusi PBG oleh Pemkab Batang
Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengumumkan bahwa realisasi retribusi persetujuan bangunan gedung (PBG) pada tahun 2025 mencapai angka yang mengesankan, yaitu Rp11,84 miliar. Angka ini tidak hanya melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp8,2 miliar, tetapi juga mencerminkan perkembangan signifikan dalam sektor investasi di daerah ini. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Batang, Margo Santosa, menjelaskan bahwa pertumbuhan ini dipicu oleh berdirinya sejumlah perusahaan baru di kawasan industri, termasuk Kawasan Industri Terpadu Batang dan Batang Industrial Park.
Kontribusi PBG terhadap Pendapatan Daerah
Realisasi retribusi PBG yang positif ini menjadi indikator penting dari iklim investasi yang baik di Kabupaten Batang. Margo Santosa menekankan bahwa PBG berperan vital dalam kontribusi terhadap pendapatan asli daerah. “Kami bersyukur bahwa investasi di daerah ini terus berkembang, dan kami optimis potensi investasi pada tahun 2026 akan semakin meningkat,” ujarnya.
Secara rinci, retribusi terbesar berasal dari sektor pembangunan industri yang mencapai Rp9,6 miliar, jauh di atas target Rp6,6 miliar. Sektor tempat tinggal dan usaha juga menunjukkan performa yang baik, masing-masing dengan realisasi Rp909 juta dan Rp1,33 miliar, melebihi target yang ditetapkan.
Kemudahan Perizinan sebagai Daya Tarik Investor
Pemerintah daerah telah mengambil langkah strategis untuk menarik lebih banyak investor dengan memberikan kemudahan dalam proses perizinan. “Kami memastikan bahwa investor tidak lagi menghadapi kendala dalam pengurusan izin. Dokumen kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang kini dapat diterbitkan langsung oleh pengelola kawasan industri,” tambah Margo Santosa. Ini menjadi keunggulan kompetitif yang membuat Batang menjadi pilihan menarik bagi investor.
Selain itu, Pemkab Batang juga berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur dan pelayanan publik yang mendukung pertumbuhan investasi. Dengan adanya berbagai fasilitas yang memadai, diharapkan akan semakin banyak perusahaan yang berinvestasi di daerah ini. Program-program pelatihan dan pendampingan bagi calon investor juga akan diperkuat untuk memastikan bahwa mereka mendapatkan informasi yang diperlukan untuk berinvestasi dengan baik.
Ke depannya, Pemkab Batang berencana untuk terus memantau dan mengevaluasi perkembangan investasi agar bisa lebih responsif terhadap kebutuhan para investor. Dengan langkah-langkah ini, Kabupaten Batang diharapkan terus menjadi magnet investasi di Jawa Tengah.

- Realisasi Retribusi PBG Pemkab Batang Capai Rp11,84 Miliar – Sumber Berita (13 Jan 2026, 14:30)
